Harlah ke-53, PPP Jawa Barat Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi Internal

Muhammad Rafki Razif
DPW PPP Jawa Barat menggelar Tasyakur Miling Milangkala ke-53 PPP di Bandung. Foto: iNews/ M Rafki.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menggelar Tasyakur Milangkala ke-53 PPP di Kantor DPW PPP, Jl. Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (4/1/2025). Kegiatan ini diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi perjalanan Partai Persatuan Pembangunan.

PLT Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saipul Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan hari lahir PPP yang jatuh pada 5 Januari ini sengaja dikemas secara sederhana dan khidmat dengan melibatkan cabang-cabang terdekat.

“Alhamdulillah, malam ini kita melaksanakan Miling Milangkala ke-53 Partai Persatuan Pembangunan. Kami mengundang beberapa cabang terdekat untuk doa bersama, sekaligus mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini sedang diuji dengan berbagai bencana alam,” ujar Pepep.

Selain menjadi momentum spiritual, Harlah PPP ke-53 juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi internal partai. Pepep menjelaskan, DPW PPP Jawa Barat telah menuntaskan sejumlah program strategis penguatan kader di seluruh kabupaten/kota.

Salah satunya melalui Latihan Kader Kepemimpinan Dasar (LKKD) yang digelar di 27 kabupaten/kota dengan kepesertaan berbasis kecamatan.

“Program ini untuk menyiapkan struktur partai ke depan. Setiap kecamatan diwakili empat peserta, sehingga kita memiliki stok kader yang siap ketika terjadi pergantian struktur di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada kader laki-laki, PPP Jawa Barat juga mulai menggarap penguatan kader perempuan secara lebih serius. Hal tersebut dilakukan melalui pelatihan yang digelar oleh WPP Jawa Barat dengan melibatkan mahasiswi dan aktivis perempuan.

“Kemarin satu angkatan berjumlah 200 orang. Kita ingin amanat 30 persen keterwakilan perempuan tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar diiringi dengan penguatan isu dan kepercayaan diri kader perempuannya,” ungkap Pepep.

Selain itu, PPP Jawa Barat juga menginisiasi Madrasah Kader Partai, sebagai upaya memperluas basis dukungan, termasuk dari pemilih pemula dan masyarakat yang tertarik pada figur kader PPP, meski sebelumnya tidak memiliki kedekatan dengan partai.

Menatap usia PPP yang telah memasuki 53 tahun, Pepep menyebut arahan dari DPP saat ini difokuskan pada konsolidasi organisasi menjelang verifikasi faktual Pemilu 2029.

“Kita menyadari PPP saat ini terlempar dari Senayan. Maka konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama. Verifikasi faktual bukan pekerjaan mudah, terutama di Jawa Barat yang jumlah penduduknya besar dan tantangannya cukup kompleks,” katanya.

Meski demikian, Pepep optimistis PPP Jawa Barat mampu bangkit. Ia menargetkan perolehan 12 kursi pada Pemilu 2029 mendatang, dengan catatan konsolidasi dan kaderisasi berjalan solid.

“Kalau struktur sudah terbentuk dan kaderisasi berjalan berjenjang, saya kira 12 kursi bukan hal yang sulit. Ujiannya sekarang adalah verifikasi faktual, dan Jawa Barat sangat menentukan secara nasional,” pungkasnya.

Editor : Rizal Fadillah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network