BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Brand fashion perempuan asal Bandung, Tesavara, memperkenalkan identitas barunya melalui kegiatan pop up market dan workshop di Tapal Market pada 8–9 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk Dressed in Intention tersebut menjadi bagian dari momentum rebranding Tesavara setelah hampir sembilan tahun berkiprah di industri fashion Indonesia.
Tak sekadar memperbarui tampilan visual, rebranding ini menjadi langkah Tesavara untuk memperkuat karakter brand sekaligus menegaskan posisinya sebagai fashion brand yang tumbuh mengikuti perjalanan perempuan.
Head of Creative Tesavara, Wida, mengatakan perubahan identitas tersebut merupakan bagian dari babak baru perjalanan Tesavara.
“Ini bukan hanya memperkenalkan identitas baru, melainkan menjadi babak baru untuk Tesavara yang lebih percaya diri, lebih meyakinkan, dan lebih ekspresif,” ujar Wida, Minggu (9/8/2026).
Tesavara Ingin Menemani Perjalanan Perempuan
Konsep rebranding Tesavara terinspirasi dari perjalanan perempuan yang terus berkembang dan menghadapi berbagai fase dalam kehidupannya.
Karena itu, produk yang dihadirkan tidak hanya ditujukan untuk momen tertentu. Tesavara ingin menciptakan pakaian yang dapat digunakan untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari.
“Pakaian bukan hanya untuk dipakai di saat momen tertentu, tetapi juga bisa mengikuti ritme hidupnya sendiri. Harapannya, perempuan bisa lebih percaya diri dengan apa yang dikenakannya,” kata Wida.
Dalam momentum tersebut, Tesavara sekaligus memperkenalkan lima koleksi terbaru. Masing-masing koleksi memiliki karakter berbeda melalui permainan siluet, material, dan detail, tetapi tetap membawa semangat pertumbuhan perempuan.
Lima koleksi baru tersebut terdiri dari:
- Rivelle Jeans
- Aluna Embroidered Shirt
- Evelyn Shirt Blouse
- Sorelle Stripe Vest
- Elara Embroidered Vest
Dari sisi warna, koleksi terbaru Tesavara didominasi warna-warna netral yang mudah dipadukan dan memiliki karakter timeless. Warna biru juga digunakan sebagai aksen untuk memberikan kesan yang lebih manis dan segar.
Selain koleksi utama tersebut, Tesavara juga menghadirkan berbagai pilihan fashion perempuan, mulai dari scarf hingga dress dan set yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Rebranding Tesavara di Usia Hampir 9 Tahun
Perwakilan Divisi Marketing PT Isvara Yasa Abadi, Ridho, mengatakan Tesavara didirikan oleh Gita Savitri Devi dan Grecia Suhardi pada 2017.
Memasuki usia hampir sembilan tahun, Tesavara melihat adanya perubahan karakter konsumen yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan brand.
“Tesavara sekarang banyak dari remaja ke dewasa. Jadi, lebih matang, tidak hanya secara visual, tetapi dari maknanya pun berbeda,” ujar Ridho.
Menurutnya, perubahan tersebut menjadi salah satu alasan Tesavara melakukan penyegaran identitas. Brand ingin tetap relevan dengan kebutuhan perempuan yang juga terus mengalami perubahan dalam kehidupan.
“Kita sadar bahwa hidup itu bertumbuh. Sebagai teman perjalanan Tesavara Woman, kita ingin selalu berada, relate, dan relevan bersama mereka,” katanya.
Meski melakukan rebranding, Tesavara tetap mempertahankan sejumlah karakter utama produknya, yakni desain yang timeless, nyaman digunakan, serta memiliki harga yang terjangkau.
“Affordable, timeless, dan nyaman. Untuk kegiatan sehari-hari sangat memungkinkan dipakai,” ujar Ridho.
Tesavara juga tidak ingin membatasi target konsumennya hanya pada perempuan muda. Brand tersebut berupaya menjangkau perempuan dari berbagai kelompok usia dengan aktivitas dan kebutuhan berpakaian yang beragam.
Pop Up Market Tesavara Padukan Fashion dan Kreativitas
Peluncuran identitas baru Tesavara di Tapal Market tidak hanya diisi dengan aktivitas jual beli produk fashion.
Melalui program Dressed in Intention, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas kreatif hasil kolaborasi Tesavara dan Kawula.
Salah satunya adalah kegiatan bordir totebag. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk membuat karya secara langsung sekaligus menikmati pengalaman yang lebih dekat dengan karakter baru Tesavara.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung keberadaan brand dan pelaku usaha lokal.
Kehadiran Tesavara di Tapal Market akhirnya menghadirkan pengalaman yang memadukan fashion, kerajinan, dan kuliner dalam satu ruang.
Chef Tapal, Hero, mengatakan pihaknya juga menghadirkan sejumlah menu yang mengangkat kembali cita rasa lokal melalui pendekatan yang lebih modern.
Konsep tersebut sejalan dengan semangat Tapal melalui kampanye Rethinking Local Taste.
Koleksi Baru Tesavara Bisa Dibeli Secara Online
Setelah diperkenalkan dalam pop up market di Bandung, seluruh koleksi terbaru Tesavara dapat diperoleh melalui kanal penjualan daring resmi brand.
Bertepatan dengan momentum anniversary sekaligus peluncuran identitas baru, Tesavara juga menghadirkan sejumlah penawaran khusus melalui kanal penjualan tersebut.
Rebranding ini menjadi penanda perjalanan baru Tesavara setelah hampir sembilan tahun hadir di industri fashion Indonesia. Dengan konsep Dressed in Intention, Tesavara ingin terus berkembang bersama konsumennya sekaligus menghadirkan pakaian yang dapat mengikuti berbagai fase kehidupan perempuan.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
