Kabupaten Bandung Diguncang 4 Kali Gempa dalam Sehari, BMKG Ungkap Penyebabnya

Susana
Ilustrasi gempa. Foto: Ilustrasi/Pixabay

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Aktivitas gempa bumi kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (12/8/2026). Dalam satu hari, BMKG mencatat empat kali gempa bumi tektonik yang terjadi sejak pagi hingga sore.

Keempat gempa Kabupaten Bandung tersebut memiliki magnitudo antara 2,2 hingga 3,2. Pusat gempa juga berada di wilayah yang relatif berdekatan, yakni sekitar 25 hingga 27 kilometer arah tenggara Kabupaten Bandung.

Gempa terbesar dalam rangkaian tersebut tercatat pada pagi hari dengan kekuatan Magnitudo 3,2. Sementara tiga gempa lainnya masing-masing berkekuatan M2,2, M2,3, dan M2,8.

Masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Bandung diimbau tetap tenang, namun waspada serta mengikuti informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gempa M3,2 Jadi Guncangan Pertama

Aktivitas kegempaan di Kabupaten Bandung diawali dengan gempa pada pukul 09.25 WIB.

Berdasarkan data BMKG, gempa pertama memiliki kekuatan Magnitudo 3,2. Episenternya berada di daratan, sekitar 27 kilometer tenggara Kabupaten Bandung.

Gempa tersebut memiliki kedalaman sekitar 7 kilometer, sehingga termasuk dalam kategori gempa dangkal.

Beberapa waktu kemudian, aktivitas kegempaan kembali terdeteksi di kawasan yang tidak jauh dari lokasi gempa pertama.

Gempa Kedua Berkekuatan M2,2

Gempa kedua tercatat pada pukul 10.35 WIB, atau sekitar satu jam lebih setelah guncangan pertama.

Kali ini, gempa memiliki kekuatan Magnitudo 2,2 dengan kedalaman sekitar 6 kilometer.

Lokasi episenter gempa kedua masih berada di kawasan yang berdekatan dengan pusat gempa sebelumnya.

Aktivitas tersebut kemudian kembali muncul beberapa jam setelahnya.

Gempa Ketiga M2,3 Terjadi Siang Hari

Pada pukul 14.45 WIB, BMKG kembali mencatat adanya gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung.

Gempa ketiga memiliki kekuatan Magnitudo 2,3 dengan kedalaman sekitar 8 kilometer.

Dengan demikian, hingga siang hari sudah terjadi tiga aktivitas gempa di kawasan yang berdekatan.

Tidak berhenti di sana, gempa kembali tercatat kurang dari setengah jam kemudian.

Gempa Keempat M2,8 Terjadi Pukul 15.01 WIB

Gempa keempat menjadi aktivitas kegempaan terakhir dalam rangkaian yang tercatat pada Rabu sore tersebut.

Gempa terjadi pada pukul 15.01 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,8 dan kedalaman sekitar 6 kilometer.

Pusat getaran gempa keempat juga berada di sekitar kawasan yang sama, yakni wilayah tenggara Kabupaten Bandung.

Dengan empat kejadian tersebut, aktivitas gempa di Kabupaten Bandung berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

BMKG Sebut Gempa Berkaitan dengan Aktivitas Sesar Aktif

BMKG mengategorikan rangkaian gempa tersebut sebagai gempa bumi dangkal yang berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.

Kedalaman episenter yang relatif dangkal menjadi salah satu karakteristik dari rangkaian gempa tersebut.

Meski terjadi beberapa kali, masyarakat tidak perlu langsung menganggap setiap gempa sebagai tanda akan terjadi gempa besar. Setiap kejadian memiliki karakteristik dan parameter masing-masing yang perlu dianalisis berdasarkan data seismik.

BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

Parameter Gempa Masih Bisa Berubah

BMKG menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan tidak selalu menjadi parameter final.

Pada tahap awal, data gempa diproses dengan cepat agar informasi dapat segera diterima masyarakat. Setelah data dari jaringan pemantauan semakin lengkap, parameter seperti magnitudo, kedalaman, maupun lokasi episenter dapat mengalami pembaruan.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak menjadikan unggahan media sosial yang belum terverifikasi sebagai rujukan utama.

Informasi mengenai gempa Kabupaten Bandung sebaiknya diperoleh langsung dari kanal resmi BMKG.

Warga Diminta Tidak Panik

Terjadinya empat gempa dalam satu hari tentu dapat membuat masyarakat khawatir. Namun, warga di Kabupaten Bandung diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

Kewaspadaan tetap penting, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah yang merasakan getaran.

Jika kembali terjadi gempa, masyarakat dapat melakukan langkah keselamatan dengan segera menjauh dari benda yang berpotensi jatuh dan mencari lokasi yang lebih aman.

Masyarakat juga disarankan tidak menyebarkan informasi mengenai potensi gempa besar apabila tidak berasal dari pernyataan resmi lembaga berwenang.

Aktivitas Gempa Kabupaten Bandung Terjadi Sejak Pagi

Rangkaian empat gempa Kabupaten Bandung pada Rabu (12/8/2026) menunjukkan adanya aktivitas seismik yang berlangsung sejak pagi hingga sore.

Gempa pertama terjadi pukul 09.25 WIB dengan kekuatan M3,2 dan kedalaman 7 kilometer. Kemudian gempa kedua terjadi pukul 10.35 WIB dengan kekuatan M2,2 dan kedalaman 6 kilometer.

Pada siang hari, gempa ketiga tercatat pukul 14.45 WIB dengan magnitudo 2,3 dan kedalaman 8 kilometer. Selanjutnya, gempa keempat terjadi pukul 15.01 WIB dengan kekuatan M2,8 dan kedalaman 6 kilometer.

Keempat gempa tersebut berpusat di kawasan yang relatif berdekatan di sekitar tenggara Kabupaten Bandung dan dikategorikan sebagai gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas sesar aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus memantau perkembangan aktivitas gempa melalui informasi resmi BMKG.

Editor : Rizal Fadillah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network