BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat terus memperkuat konsolidasi internal organisasi melalui rapat bulanan bersama seluruh jajaran pengurus yang digelar di Bandung pada Sabtu (10/10/2026). Langkah ini dilakukan guna memantapkan struktur partai hingga tingkat terbawah demi menyongsong agenda-agenda politik mendatang.
Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, mengungkapkan bahwa konsolidasi dan kekompakan internal menjadi kunci utama pemenangan partai. Menurutnya, minat masyarakat untuk bergabung dengan PSI di Jawa Barat menunjukkan tren yang sangat positif.
"Banyak sekali orang-orang di Jawa Barat hari ini, mulai dari tokoh, sesepuh, pengusaha, pejabat, hingga keluarga pejabat yang ingin bergabung bersama PSI Jawa Barat. Agenda rutin ini kami gelar untuk konsolidasi, karena pemenangan itu dasarnya dari internal dan kekompakan partai," ujar Abang Ijo.
Perkuat Struktur dan Lonjakan Anggota
Abang Ijo menjelaskan, penguatan struktur dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat DPD (27 kabupaten/kota), DPC, DPRt, hingga tingkatan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pertumbuhan jumlah kader PSI di Jawa Barat tercatat mengalami peningkatan signifikan. Dari yang sebelumnya berada di angka 60.000 anggota, saat ini telah menembus lebih dari 143.000 kader terdaftar.
"Target kami, kader PSI Jawa Barat tuntas di angka hampir 300.000 KTA-nisasi pada tahun ini. Dengan struktur yang kuat dan penuh, kami optimis PSI Jabar bisa menjadi juara serta mengantarkan anak-anak muda dan para tokoh menjadi pemimpin masa depan," tegasnya.
Ruang bagi Anak Muda dan Sikap Terbuka
Sebagai partai yang didominasi pengurus berusia muda, PSI Jabar berkomitmen penuh untuk menjadi wadah serta rumah aspirasi bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia politik. PSI siap memfasilitasi dan menjembatani potensi anak-anak muda di Jawa Barat.
Terkait isu-isu yang berkembang, Abang Ijo merespons santai mengenai polemik seputar ijazah Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Pihaknya memastikan bahwa isu tersebut tidak menggoyahkan PSI dan meyakini keabsahan dokumen tersebut.
Sementara itu, menanggapi rumor mengenai kemungkinan bergabungnya tokoh politik seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) ke PSI, Abang Ijo tidak membantah maupun membenarkan secara eksplisit. Ia menyatakan bahwa PSI pada dasarnya sangat terbuka bagi siapa saja tokoh maupun masyarakat yang ingin bergabung.
"Politik itu dinamis, kita lihat saja nanti di injury time. Yang jelas, PSI sangat terbuka untuk para tokoh maupun masyarakat yang ingin berjuang bersama kami," pungkasnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
