Miliki Gedung Baru, Unjani Siap Akomodasi Pendidikan Prajurit Se-Indonesia

CIMAHI, iNews.id - Dies Natalis Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi ke-32 ditandai dengan penyerahan satu gedung yang baru selesai dibangun dari Yayasan Kartika Eka Paksi ke pihak rektor.
Penyerahan gedung delapan lantai yang akan dipakai rektorat ini dilakukan langsung Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi, Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman kepada Rektor Unjani Rektor Hikmahanto Juwana dan disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja.
"Gedung rektorat ini dibangun Desember 2021, alhamdulillah hari ini selesai dan bisa digunakan," kata Tatang kepada wartawan.
Menurutnya masih banyak gedung lainnya yang sedang dibangun, yakni totalnya ada 21 bangunan baru untuk 10 fakultas. Bangunan lama juga akan diganti dengan bangunan baru, sehingga semua gedung seperti auditorium, laboratorium, perpustakaan, dan yang lainnya baru. "Targetnya semua itu selesai di tahun 2024," sambungnya.
Rektor Unjani Rektor Hikmahanto Juwana menyebutkan, dengan konsep Smart Military University selain ditunjang dengan fasilitas dan gedung baru, mahasiswa Unjani juga memiliki kelebihan dibanding kampus lain. Yakni dengan adanya latihan disiplin dan kepemimpinan sebagaimana ada di TNI AD.
"Sebagai Smart Military University, ke depan kami akan melayani seluruh prajurit TNI AD se-Indonesia yang mau pendidikan di Unjani. Jadi meski kami ada di Jabar tapi menasional," tuturnya.
Pembelajaran yang dilakukan bisa secara hybrid, sehingga bisa dilakukan oleh mereka yang ada diluar Cimahi khususnya para prajurit. Untuk itu sudah meminta ke Telkom untuk memperkuat sinyal dan satelit sehingga bisa memperkuat command center dan Wifi yang ada di kampus.
Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan universitas luar negeri dari China yang mahasiswanya mengambil kredit SKS di Unjani yang diakui di kampus luar. Terutama untuk Fakultas Kedokteran yang masih menjadi program studi (prodi) favorit di Unjani. "Di sini sekarang total ada 41 prodi, dengan daya tampung mahasiswa baru mencapai 3.000," sebutnya. (*)
Editor : Abdul Basir