Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bawaslu Sleman Sita Rp12,6 juta di Kapanewon Minggir, Diduga Terkait Politik Uang
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Ingatkan Pengawas Harus Sigap Cegah Hoaks di Pilkada Serentak 2024

Rabu, 03 Juli 2024 | 17:16 WIB
  • author Agus Warsudi
Bawaslu Ingatkan Pengawas Harus Sigap Cegah Hoaks di Pilkada Serentak 2024
Ilustrasi hoaks. Bawaslu mengingatkan pengawas sigap dalam mencegah penyebaran hoaks Pilkada Serentak 2024. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan pentingnya kesigapan pengawas dalam mencegah hoaks atau berita bohong, ujaran kebencian, kampanye hitam, dan politik uang di Pilkada Serentak 2024.

“Perlu kami ingatkan karena tantangan persoalan yang akan dihadapi berpotensi terjadi. Seperti, maraknya penyebaran berita bohong (hoaks) dan informasi menyesatkan (disinformasi dan misinformasi)," kata Puadi dalam keterangan tertulis, Senin (24/6/2024).

Puadi menyatakan, dibutuhkan pengawas pemilu yang siap siaga agar penyebaran isu permusuhan lewat ujaran kebencian (hate speech) dan kampanye hitam (black campaign) serta politik uang (money politics) tidak terjadi dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024.

Selain itu, ujar Puadi, petugas pengawas pemilu harus jeli dalam mengawasi adanya vote buying dan penyalahgunaan sumber daya negara seperti anggaran pemerintah, fasilitas publik, atau mobilisasi atau ketidaknetralan ASN, anggota TNI-Polri untuk kepentingan politik tertentu.

“Tantangan ini harus kita hadapi melalui peneguhan fungsi awas, cegah dan tindak, dan kesiapsiagaan ini adalah bentuk ekspresi dari komitmen dan tekad kita bersama untuk memastikan berbagai tantangan tersebut dapat diatasi,” ujar dia

Bawaslu, tutur Puadi, selaku organ negara yang diberi tugas dan wewenang di bidang pengawasan pemilu dan pemilihan, harus memastikan integritas proses dan hasil pemilihan.
 

Editor: Ude D Gunadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut