get app
inews
Aa Text
Read Next : AHY Lakukan Pemancangan Tiang Pertama Kantor DPD Demokrat Jabar

Cecar Kades Wiwin Soal Nasi Kotak, Dedi Mulyadi: Bikin Repot

Jum'at, 28 Februari 2025 | 10:40 WIB
header img
Gubernur Jabar Terpilih, Dedi Mulyadi bersama Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin dan Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mencecar Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Kabupaten Bogor, Wiwin Komalasari yang viral karena pernyataannya soal nasi kotak.

Sebelumnya, Kades Wiwin menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya bersama beberapa kades lainnya viral.

Dalam video itu, terdengar Wiwin tertawa geli dan mengomentari nasi kotak yang dibagikan dalam acara syukuran pelantikan Bupati Bogor.

Video itu memperlihatkan Wiwin bersama kades lain membawa nasi berkat dan menyebutnya 'jomet'.

"Assalamu'alaikum baru kali ini saya dapat berkat. Aduh seumur-umur. Mau lihat enggak ini bawa berkat. Jomet, jomet jomet. Bawa jomet. Ibu bawa jomet ya? Mana jometnya. Geli ya," kata Wiwin dalam video yang viral tersebut.

Sontak saja video itu pun menjadi bahasan hangat netizen di media sosial hingga membuat Dedi Mulyadi turun tangan.

Dedi sempat melakukan panggilan video dengan Wiwin yang direkam dan diunggah di akun Instagram Dedi Mulyadi pada Kamis (27/2/2025).

Dedi mempertanyakan sikap Kades Wiwin yang telah membuat repot satu Indonesia gegara video soal nasi kotaknya itu.

"Ibu teh kenapa bikin rame-rame bikin heboh-heboh, ini Bogor sudah tiga lho Bogor, yang satu masalah mobil dinas, yang satu ibu buat tentengan, bikin repot seluruh Indonesia. Yang satu lagi rombongan pakai motor dinas ke Badui Kalau enggak salah. Aduh kenapa ini, teh?" tanya Dedi.

Wiwin pun menjelaskan, awalnya ia bersama rekan-rekannya sesama kades mendapatkan banyak nasi kotak usai menghadiri syukuran pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bogor.

Wiwin mengatakan nasi boks itu rencananya ingin di makan di area parkiran bersama kades-kades lainnya. Ketika itu, muncul pembicaraan mengenai 'jomet' bersama rekan kades lainnya.

"Berhubung banyak juga itu nasinya. Makannya enggak di dalam. Kita bawa kita tenteng. Ya sudah kita makan di parkiran untuk supir juga. Memang pas bareng-bareng sama teman-teman Kades. Di situ pun ada pembicaraan yang berbicara ada yang bilang jomet. Terus saya ikut-ikutan," kata sja.

Wiwin kemudian menjelaskan istilah jomet merujuk istilah di Bogor yang berarti nasi berkat. Ia merekam hal tersebut hanya untuk seru-seruan.

Dedi kemudian menilai gaya Wiwin yang 'merdeka' dalam bersikap seperti saat ini lantaran faktor masih single. Wiwin kemudian enggan memikirkan hal tersebut. Ia menegaskan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat di desa yang dipimpinnya.

"Saya utamakan masyarakat. Karena bagaimanapun saya bisa dicintai masyarakat saya," kata Wiwin.

Dedi kemudian mencecar kembali Wiwin apakah yang bersangkutan memiliki pikiran bisa membawa 'tentangan' yang lebih menarik ketimbang sekadar nasi boks.

"Mungkin dalam pikiran, mungkin pulang bawa tentang menarik yg bisa dibawa pulang ada enggak pikiran itu?" tanya Dedi.

Wiwin kemudian membantah. Ia mengaku hadir dalam acara syukuran tersebut karena bangga dengan bupati dan wakil bupati Bogor yang baru.

"Yang ada di pikiran saya saya sangat bangga dengan pak bupati yang baru dilantik karena beliau baik kepada masyarakat dan saya sangat mengagumi beliau. Saya senang," kata dia.

Dedi kemudian mencecar Wiwin lagi apakah memiliki kekecewaan usai hanya diberikan nasi boks saja.

"Tidak ada dalam diri ibu harapan bawa besek itu kecewa, kenapa harus dikasih nasi dus. Ada enggak pikiran itu?" tanya Dedi.

"Enggak ada sama sekali," timpal Wiwin.

Dedi kemudian mempertanyakan kepada Wiwin sampai membuat wakil bupati Bogor Jaro Ade marah terhadap Wiwin baru-baru ini. Namun Wiwin mengaku tak bisa menyimpulkan sendiri.

"Nah pertanyaannya pak Wabupnya Ade Jaro marah kenapa?" tanya Dedi.

"Aduh saya enggak kasih kesimpulan atau alasan. Saya sendiri..." timpal Wiwin

"Apakah marah karena tersinggung ibu bawa besek dan ibu ketawa?" tanya Dedi lagi.

"Enggak tahu bapak," jawab Wiwin.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut