Cerita di Balik Karst Citatah Jadi Lokasi Syuting Film Tygo Dibintangi Lisa BLACKPINK
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kawasan Karst Citatah di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendadak ramai diperbincangkan publik. Nama kawasan wisata alam ini mencuat setelah sebuah unggahan dari co-produser film internasional menampilkan potret lokasi syuting proyek terbaru yang melibatkan Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok.
Keduanya diketahui akan tampil bersama dalam film spin-off Netflix berjudul Extraction: Tygo. Proyek ini juga diperkuat kehadiran aktor senior Korea Selatan, Lee Jin-uk, yang dipastikan memerankan karakter antagonis.
Viralnya unggahan tersebut memunculkan rasa penasaran publik: apa yang membuat Karst Citatah dipilih sebagai lokasi syuting film kelas dunia?
Pengelola objek wisata Karst Citatah, Ikbal Kamal Pasya, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi dilakukan melalui proses yang cukup panjang dan tidak terjadi secara mendadak.
“Jadi awalnya ada vendor lokal, yang menghubungi kita, kemudian mereka survei di bulan November 2025. Beberapa kali survei, akhirnya ada kepastian penggunaan kawasan objek wisata ini di bulan Desember 2025,” kata Ikbal kepada wartawan, dikutip Rabu (21/1/2026).
Menurut Ikbal, karakter alam Karst Citatah dinilai sesuai dengan kebutuhan visual film. Rekomendasi lokasi datang dari relasi yang telah memahami kebutuhan produksi secara geografis.
“Jadi kebetulan memang di sini alamnya mendekati dengan apa yang mau mereka bikin. Nah relasi yang memang kami kenal itu menawarkan, secara geografis katanya mendekati apa yang mereka harapkan. Seperti jembatan yang secara tidak langsung memang mereka butuhkan,” ujarnya.
Demi mendukung kelancaran proses produksi, pengelola memutuskan untuk menutup sementara kawasan wisata Karst Citatah. Penutupan dilakukan karena tim produksi membutuhkan waktu cukup lama untuk menyiapkan set yang detail dan sesuai kebutuhan film.
“Destinasi kami tutup itu dari 27 Desember 2025 sampai 28 Januari 2026, itu untuk kebutuhan persiapan dan penataan area destinasi sesuai kebutuhan produksi film. Untuk setup area sepenuhnya oleh tim produksi ya, kami enggak ada keterlibatan,” ucap Ikbal.
Selain menyediakan area, pengelola juga membantu memastikan lingkungan sekitar tetap kondusif selama proses pengambilan gambar berlangsung. Salah satunya dengan menjembatani komunikasi antara tim produksi dan perusahaan tambang di sekitar lokasi.
Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan gangguan suara dan polusi udara yang berpotensi menghambat proses syuting.
“Kemudian kami diminta menjembatani tim produksi dengan beberapa perusahaan tambang di sekitar sini, jadi supaya lokasi syuting bebas dari gangguan polusi udara dan noise peralatan pabrik. Akhirnya aktivitas dihentikan sementara dan mereka dapat kompensasi,” kata Ikbal.
Terkait detail set yang dibangun, Ikbal mengaku tidak mengetahui secara rinci. Namun, ia menyebut area tersebut secara garis besar disulap menyerupai sebuah kawasan permukiman.
“Ya secara garis besar emang perkampungan. Terus dari pemberitaan dan dari sutradara kan spill bahwa mereka (Lisa BLACKPINK, Ma Dong-seok, dan Lee Jin-uk) terlibat, cuma apakah mereka syuting di sini atau di tempat lain itu saya enggak tahu juga,” ungkapnya.
Berdasarkan surat pemberitahuan dan permohonan izin yang diterima pengelola, Karst Citatah bukan satu-satunya lokasi pengambilan gambar film Tygo.
Selain Bandung Barat, proses syuting juga dijadwalkan berlangsung di sejumlah daerah lain, mulai dari Jakarta, Bogor, hingga Ujung Genteng.
“Syuting itu sampai tanggal 22 Januari, kemudian tanggal 27 setup ini akan dibereskan lagi dalam waktu sekitar 1 mingguan. Kemudian beres dari situ kita akan buka lagi,” tandas Ikbal.
Masuknya Karst Citatah sebagai lokasi syuting film internasional menjadi bukti bahwa alam Indonesia memiliki daya tarik visual yang mampu bersaing di level global, sekaligus membuka peluang baru bagi kawasan wisata lokal untuk dikenal dunia.
Editor : Agung Bakti Sarasa