Winchester Model 70 Senjata Rahasia Mematikan di Balik Ketajaman Mata Sniper Tatang Koswara
JAKARTA, iNewsBandungraya.id – Nama PeltuTatang Koswara tidak hanya dikenal karena keberaniannya di medan Operasi Seroja, tetapi juga karena kemampuannya menjinakkan salah satu senapan paling legendaris dalam sejarah militer yakni Winchester Model 70. Senjata inilah yang membawa sang "Siluman 3" masuk ke dalam daftar 14 sniper elit dunia.
Bagi seorang penembak runduk, senjata adalah nyawa. Tatang Koswara membuktikan bahwa kombinasi antara insting tempur prajurit TNI dengan keandalan Winchester Model 70 mampu menciptakan momok yang ditakuti musuh di hutan Timor Timur.

Winchester Model 70 yang digunakan Tatang dijuluki sebagai "The Rifleman’s Rifle". Berikut adalah rincian teknis yang membuat senjata ini begitu mematikan di tangan sang legenda:
Sistem Bolt-Action Pre-64: Senapan ini menggunakan mekanisme bolt-action manual yang sangat presisi. Keunggulan utamanya adalah pengunci peluru yang sangat rapat, meminimalisir getaran sehingga setiap peluru yang keluar memiliki akurasi maksimal.
Kaliber 308 Winchester: Menggunakan amunisi kaliber 7.62 x 51 mm NATO. Peluru ini dikenal memiliki daya rusak besar dan stabil saat menembus rimbunnya vegetasi hutan, sangat cocok untuk pertempuran gerilya.
Jangkauan Akurasi: Secara teori, senjata ini memiliki jarak tembak efektif hingga 800 meter. Namun, dalam catatan sejarahnya, Tatang mampu melumpuhkan target pada jarak yang lebih ekstrem dengan memanfaatkan perhitungan arah angin dan kelembapan udara secara manual.
Laras Berat (Heavy Barrel): Senjata milik Tatang dilengkapi laras yang lebih tebal untuk menjaga stabilitas suhu saat penembakan berulang, memastikan peluru tidak meleset akibat pemuaian panas.
Dalam setiap misi, Tatang Koswara tidak pernah membawa amunisi berlebih. Ia hanya membawa 50 butir peluru. Berdasarkan spesifikasi tugas yang ia emban, 49 peluru digunakan untuk menghabisi lawan, sementara 1 peluru terakhir memiliki fungsi yang mengerikan.
Tatang Koswara, legenda siper Indonesia. (Foto: Youtube)"Satu peluru terakhir itu disimpan di saku khusus. Itu bukan untuk musuh, tapi untuk saya sendiri jika saya tertangkap. Lebih baik mati daripada membocorkan rahasia negara," ujar Tatang dalam sebuah wawancara semasa hidupnya.
Selain spesifikasi senjata yang mumpuni, Tatang melengkapi dirinya dengan "teknologi" lokal. Ia memesan sepatu khusus dari Cibaduyut dengan sol yang dipasang terbalik. Jejak kaki yang ditinggalkan akan mengarah ke depan, padahal ia sedang berjalan mundur untuk bersembunyi.
Kombinasi antara senapan Winchester Model 70 yang presisi, strategi jejak terbalik, dan kemampuan menembak di atas rata-rata menjadikan Tatang Koswara sebagai legenda yang diakui dunia. Hingga akhir hayatnya, ia tetap menjadi simbol dedikasi dan kehebatan infanteri TNI AD.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar