Pencarian 80 Korban Longsor Bandung Barat: Tim SAR Jateng Turun Tangan, 9 Alat Berat Dikerahkan
BANDUNG BARAT, iNewsBandungraya.id – Memasuki hari ketiga pencarian pasca-longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR Gabungan kini diperkuat oleh personel tambahan dari wilayah Jawa Tengah.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo NS, menyampaikan bahwa bantuan personel berasal dari Kantor SAR Semarang, Yogyakarta, hingga Cilacap untuk membantu mencari sekitar 80 warga yang dilaporkan masih hilang.
Operasi besar-besaran ini melibatkan 2.129 personel dari berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, kementerian terkait, hingga ribuan relawan. Pada pencarian Senin (26/1/2026), tim memfokuskan operasi pada dua wilayah utama, yakni Sektor A di bagian timur dan Sektor B di bagian barat Desa Pasirlangu.
Selain mengandalkan tenaga manual dan mesin alkon, petugas juga mengerahkan sembilan unit ekskavator untuk mempercepat pembersihan material longsor yang menimbun pemukiman.
Mengenai kondisi korban, hingga saat ini tim telah mengevakuasi sebanyak 25 kantung jenazah. Namun, seluruh data identitas korban belum dapat dirilis secara resmi karena masih harus melewati proses identifikasi oleh tim DVI. Basarnas memastikan bahwa setiap temuan di lapangan akan langsung diserahkan kepada pihak medis untuk dicocokkan datanya sebelum disampaikan kepada keluarga dan publik.
Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada kondisi alam. Yudhi berharap cuaca di kawasan Cisarua tetap cerah agar tim bisa bekerja maksimal hingga sore hari tanpa kendala medan yang membahayakan.
Mengingat besarnya cakupan wilayah terdampak, sinergi antara alat berat dan ribuan personel di lapangan terus dipacu guna menemukan puluhan warga yang masih tertimbun material tanah.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta