get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus Satkar Ulama Jawa Barat Dilantik, Kang Ace: Penggerak Kemenangan Golkar

Gubernur Lemhannas: Ketahanan Nasional Tak Cukup Hanya Fisik, Tapi Juga Ketangguhan Pemimpin

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:27 WIB
header img
Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily. (FOTO: ISTIMEWA)

JAKARTA, iNewsBandungRaya.id - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, saat ini, geopolitik global tengah bergejolak.

Untuk menghadapi situasi itu, kata Gubernur Lemhannas, Indonesia membutuhkan pemimpin nasional negarawan, adaptif, konsisten berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara.

Menurut Kang Ace, sapaan akrab Gubernur Lemhannas RI, saat ini, dunia berada dalam situasi penuh tekanan akibat eskalasi konflik di berbagai kawasan.

Kemudian, terjadi perang dagang, agresivitas kebijakan luar negeri negara besar, dan ketidakpastian ekonomi global yang berdampak langsung terhadap stabilitas nasional.

“Pemimpin bangsa tidak boleh reaktif dan terjebak pada kepentingan jangka pendek," kata Gubernur Lemhannas RI di Jakarta, Rabu (28/1/2025).

Yang dibutuhkan Indonesia saat ini, ujar Kang Ace, kepemimpinan negarawan, berwawasan global. 

Pemimpin negarawan mampu menerjemahkan dinamika internasional menjadi kebijakan nasional yang melindungi rakyat.

Kang Ace yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyatakan, Lemhannas RI memandang lima karakter utama kepemimpinan nasional yang relevan dengan kondisi global saat ini.

Pertama, kepemimpinan yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kepentingan jangka panjang negara. 

Kedua, wawasan global yang kuat, terutama dalam memahami geopolitik dan dampaknya terhadap ketahanan nasional.

Ketiga, pemimpin dituntut memiliki kemampuan solutif dan strategis dalam merespons tantangan konkret, dari isu energi, pangan, hingga industri nasional. 

Keempat, keberanian untuk menegaskan dan menjaga kepentingan nasional serta kedaulatan negara di tengah arus globalisasi. 

"Kelima, kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Kang Ace.

Gubernur Lemhannas RI menuturkan, penguatan karakter kepemimpinan itu selaras dengan arah pembangunan nasional dan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. 

Lemhannas RI, tutur dia, terus berperan sebagai laboratorium gagasan kebangsaan dalam menyiapkan kader-kader pemimpin strategis bangsa.

“Ketahanan nasional bukan hanya soal pertahanan fisik, tetapi juga ketangguhan kepemimpinan dalam membaca zaman dan mengambil keputusan yang berpihak kepada masa depan bangsa,” tutur Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu.

Dia menegaskan, sinergi antara pemerintah, lembaga negara, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar Indonesia mampu menghadapi gejolak global secara bermartabat dan berdaulat.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut