get app
inews
Aa Text
Read Next : Beasiswa S2 Bagi Mahasiswa Berprestasi, Dorong Wawasan dan Karier

Dampak Penurunan BI Rate terhadap Akselerasi Intermediasi Perbankan Daerah

Rabu, 18 Maret 2026 | 08:15 WIB
header img
Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan ketahanan. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Di tengah terjangan dinamika ekonomi global yang fluktuatif, bank bjb berhasil membuktikan ketangguhan finansialnya sepanjang tahun 2025. Kebijakan moneter yang akomodatif, termasuk tren penurunan BI Rate, menjadi angin segar yang memicu akselerasi intermediasi perbankan hingga awal tahun 2026.

Dalam agenda Earning Call Full Year (FY) 2025 yang digelar Senin (16/3/2026), manajemen bank bjb mengungkapkan keberhasilan perusahaan menjaga stabilitas sistem keuangan. Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi kunci, termasuk Hana Dartiwan (Direktur Keuangan), Mulyana (Direktur Korporasi dan UMKM), Nunung Suhartini (Direktur Konsumer dan Ritel), serta Sani Ikhsan Maulana (Deputy Corporate Secretary).

Kredit Konsumer dan Potensi Besar P3K

Secara konsolidasi, total aset bank bjb kini mencapai Rp221,4 triliun dengan total penyaluran kredit sebesar Rp140,7 triliun. Menariknya, segmen konsumer masih memegang peranan vital sebagai tulang punggung bisnis.

Akselerasi Digital: Gebrakan Platform KGB Pisan

Langkah transformasi digital bank bjb kian nyata melalui platform KGB Pisan. Sejak mendapatkan lampu hijau dari OJK pada akhir 2025, layanan ini mengubah peta permainan bisnis konsumer.

Kini, nasabah payroll dapat menikmati fasilitas pengajuan kredit secara end-to-end digital. Inovasi ini tidak hanya memangkas birokrasi, tetapi juga mendongkrak produktivitas serta skalabilitas bisnis perusahaan secara signifikan.

Laba Bersih dan Sinergi KUB

Dari sisi profitabilitas, bank bjb sukses membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada induk sebesar Rp1,15 triliun. Keberhasilan ini juga didukung oleh kontribusi anak perusahaan di bawah skema Kelompok Usaha Bank (KUB) yang menyumbang aset sebesar Rp42,8 triliun atau setara 18% dari total aset grup.

Manajemen optimis bahwa tren positif pada kuartal IV 2025 akan terus berlanjut di tahun berjalan ini. Strategi ke depan akan lebih difokuskan pada penguatan ekosistem daerah dan efisiensi operasional.

“Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat sinergi bisnis dan efisiensi operasional melalui skema sharing fee serta kolaborasi produk guna meningkatkan profitabilitas dan daya saing grup secara berkelanjutan,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut