get app
inews
Aa Text
Read Next : Haji Tak Perlu Tunggu Tua! BPKH Ajak Mahasiswa UPI Bandung Rencanakan Haji Sejak Kuliah

Menuju Indonesia Emas, Generasi Muda Dituntut Miliki Karakter dan Adaptibilitas Tinggi

Senin, 08 Juni 2026 | 19:30 WIB
header img
Seminar Nasional bertajuk “Merajut Intelektualitas, Karier, dan Identitas Menuju Indonesia Emas”. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Menuju momentum Indonesia Emas, tantangan bagi generasi muda bukan lagi sekadar mengantongi ijazah akademis yang mentereng. Lebih dari itu, dunia industri hari ini berburu talenta yang memiliki ketahanan karakter, integritas tinggi, serta kelincahan dalam beradaptasi dengan perubahan zaman yang serbacepat.

Pesan kuat inilah yang mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Merajut Intelektualitas, Karier, dan Identitas Menuju Indonesia Emas” di Multipurpose Hall CRCS Lantai 3, Institut Teknologi Bandung (ITB). Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa Minang Pascasarjana Bandung (IMMPB) ini menjadi panggung bertemunya gagasan para tokoh nasional dan praktisi lintas sektor.

Di antara deretan pembicara hebat—seperti Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof. Fasli Jalal—terselip satu sosok dari dunia usaha yang mencuri perhatian. Ia adalah Michael Simon, nakhoda di balik layar PT Skinsol Kosmetik Industri.

Bukan Cuma Soal Nilai Akademis

Sebagai pendiri sekaligus CEO di industri kosmetik, Michael Simon tidak mengulas teori-teori rumit dari buku teks. Ia justru memilih membedah realitas dunia kerja dan kerasnya membangun fondasi sebuah bisnis dari nol.

Menurut Michael, kesuksesan karier di era modern merupakan buah dari kombinasi banyak faktor non-akademis. Kemauan untuk terus mengasah kemampuan (lifelong learning), kelihaian merajut jejaring yang sehat, serta nyali besar dalam mengeksplorasi peluang baru adalah kunci yang sebenarnya.

Ia memandang bahwa pemuda hari ini memegang kendali atas arah bangsa ke depan. Kontribusi nyata sekecil apa pun di lingkungan terdekat akan menjadi bahan bakar utama bagi kemajuan kolektif.

"Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Dengan semangat belajar yang tinggi, integritas yang kuat, dan kemauan untuk terus berkembang, setiap individu dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa," ujar Michael Simon dalam sesi diskusi.

Menjembatani Teori dan Realita Kerja

Forum ini sengaja dirancang bukan sebagai ruang kuliah satu arah, melainkan wadah dialektika interaktif. Ratusan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum yang memadati ruangan diajak menyelami ragam perspektif tentang bagaimana menyelaraskan identitas diri dengan tuntutan karier global.

Kehadiran Michael Simon dalam seminar ini sekaligus mempertegas komitmen personalnya terhadap masa depan anak muda Indonesia. Lewat transfer pengalaman langsung dan penanaman nilai kepemimpinan yang adaptif, ia berharap para peserta pulang dengan membawa bekal motivasi baru dan jaringan pertemanan yang lebih luas untuk mulai mengambil peran aktif di masyarakat.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut