get app
inews
Aa Text
Read Next : Menyentuh Hati, Ratusan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus di Bandung Kumpul Bareng di Bioskop

Syuting Tanpa Repeat di Pestapora, Cerita Kerasnya Layar Lebar Perdana Edy Khemod

Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:34 WIB
header img
Press Conference Film Operasi Pesta Copet. (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Film debut penyutradaraan musisi asal Bandung, Edy Khemod, Operasi Pesta Copet kini menyapa warga Bandung. Rangkaian Geng Copet Keliling kali ini menghadirkan jajaran pemeran Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, Fauzan Lubis serta produser Dipa Andika untuk merayakan karya spesial Edy Khemod yang telah lama dinantikan.

Warga Bandung bisa bertemu langsung dengan mereka di beberapa jadwal penayangan film di bioskop CGV BEC Mall (Show 13.50, 16.10, 18.30, dan 20.50), Empire XXI (Show 20.50), dan Istana Plaza Cinepolis (Show 21.15).

Sebagai yang telah lama dikenal di industri musik lewat grup band Seringai, serta menjadi show & creative director untuk banyak pertunjukan musik, Operasi Pesta Copet membawa keresahan Khemod, tentang fenomena copet konser, namun di sisi lain ia juga menyoroti ketimpangan ekonomi lewat perjalanan empat sahabat.

Butuh waktu hingga tiga tahun untuk akhirnya film ini tayang di bioskop, sejak 27 Agustus 2026. Sebelumnya, Khemod datang ke Imajinari dengan ide tentang operasi pencopetan di sebuah festival musik terbesar, hingga akhirnya gagasan itu dapat terwujud dan bisa kita lihat kenekatan dan keberanian semua tim yang terlibat saat menyaksikan film ini.

Salah satu yang cukup menantang bagi Khemod saat menggarap Operasi Pesta Copet adalah ketika ia harus syuting di tengah kerumunan penonton festival musik Pestapora. Tak boleh ada kesalahan, sebab tak akan ada pengulangan momen yang terekam.

Produser Dipa Andika mengungkapkan, persiapan syuting untuk pemetaan panggung di Pestapora sendiri telah dilakukan sejak Pestapora 2024. Sementara syutingnya dilakukan pada Pestapora tahun 2025.

“Syutingnya saat Pestapora 2025, tapi kami sudah persiapan sejak Pestapora 2024. Kami melihat panggung mana yang memungkinkan untuk menjadi bagian dari set syuting. Jadi menurut kami syuting di Pestapora adalah yang tersulit, karena itu adalah adegan yang tidak bisa mengulang,” ucap Dipa Andika, Sabtu (29/8/2026).

“Salah satu yang paling sulit dan menjadi tantangan adalah adegan terakhir di film ini, saat naik ke panggung, dengan waktu syuting yang pendek,” ujar sutradara Edy Khemod.

“Tantangan lainnya adalah ketika geng copet ini mereka ‘latihan nyopet’ dulu di konser, sebelum datang ke Pestapora. Jadi kami membuat adegan wall of death, dan itu harus diulang berkali-kali, dengan 500 orang yang terlibat,” tambah Khemod.

Bagi Khemod, film Operasi Pesta Copet juga bisa menjadi salah satu penanda zaman generasi musik saat ini. Jika pada era 2000-an ketika itu salah satu penanda zamannya adalah era DIY (Do It Yourself) dengan berbagai bentuk independensi musisi dan para senimannya, kini Khemod melihat secara format.

“Menurut saya sekarang penandanya bukan independency-nya, tapi formatnya, festivalnya, event-nya. Betapa festival musik saat ini banyak sekali, dengan berbagai formatnya. Dan Pestapora sebagai salah satu festival paling prominent yang ada, menjadi penanda zamannya juga salah satunya bisa tergambarkan di film ini,” papar Khemod.

Operasi Pesta Copet diproduksi oleh Imajinari, bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator, tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Premisnya memang tentang copet, tetapi hatinya tentang persahabatan, dan menceritakan konteks sosial dan emosi yang mendalam.

Bandung menjadi salah satu dari total 11 kota yang didatangi oleh Geng Copet Keliling dari film Operasi Pesta Copet sejak 22–31 Agustus 2026. Selain Bandung, kota-kota yang turut merayakan Pesta Copet adalah Malang (22 Agustus 2026), Surabaya (23 Agustus 2026), Sidoarjo (23 Agustus 2026), Solo (24 Agustus 2026), Yogyakarta (25 Agustus 2026), Semarang (26 Agustus 2026), Purwokerto (27 Agustus 2026), Cirebon (28 Agustus 2026), Bekasi (30 Agustus 2026), dan Bogor (31 Agustus 2026).

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut