Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Viral karena Rusak Parah, SDN Girimukti Cikalongwetan Mulai Diperbaiki
Advertisement . Scroll to see content

Kreativitas Siswa SD di Pelosok KBB dari Bait-bait Himne, Hasil Tangan Dingin Kepala Sekolah

Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB
  • author Adi Haryanto
Kreativitas Siswa SD di Pelosok KBB dari Bait-bait Himne, Hasil Tangan Dingin Kepala Sekolah
Tiga dari beberapa siswa SDN Girimukti hasil seleksi yang memiliki olah vokal khas masing-masing sedang menyanyikan lagu Himne SDN Girimukti dengan penuh penghayatan dan perasaan. Foto/Inews Bandung Raya

BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Gita Puja atau Himne adalah lagu yang biasanya secara khusus dibuat untuk mengagungkan pahlawan, negara, atau lembaga.

Adanya himne tentunya menjadi kebanggaan bagi pahlawan, negara, atau lembaga, karena tidak semua bisa memiliki himne. Nilai kesakralan itu yang terkadang membuat sebuah himne begitu arti mendalam.

Hal itu yang digagas Kepala SDN Girimukti, Mudrikah untuk menciptakan himne bagi sekolah yang dipimpinnya. Apalagi sekolah yang berada di Kampung Rajamandala, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini belum punya himne.

"Saya kan belum lama masuk di sini (kepala sekolah) dan ternyata potensi siswanya banyak, makanya saya inisiatif membuat Himne SDN Girimukti," ucapnya saat ditemui di sekolah.

Awalnya ia menyusun visi misi yang kemudian dijadikan akronim Harmonis, Edukatif, Berkarakter, Aktif, dan Tangguh (HEBAT). Tagline itu yang kemudian coba diwujudkan menjadi lagu himne.

Ia lalu mencoba menuliskan liriknya berdasarkan visi misi HEBAT dimana proses penulisan sekitar satu minggu. Kemudian satu hari untuk membuat aransemen dan perekaman satu hari yang dilakukan di Sukabumi.

"Mungkin ini himne sekolah yang pertama di Kecamatan Cikalongwetan," kata pria yang memiliki kemampuan seni mumpuni dan pernah bersaing di tingkat nasional.

Dirinya melihat potensi anak-anak didiknya, terutama di bidang tarik suara cukup menonjol. Ada beberapa siswa bahkan memiliki kemampuan olah vokal di atas rata-rata.

Hal tersebut linier dengan semangat dan bakat anak-anak yang justru semakin tumbuh. Alhasil selain membenahi sarana, ia pun ingin mengembangkan potensi siswa selain di bidang akademik.

Bibit-bibit unggul yang selama ini belum terwadahi secara menyeluruh. Seperti dari bidang tarik suara, prestasi keagamaan, hingga kejuaraan di bidang olahraga sesungguhnya sudah ada.

"Jadi himne ini akan terus dikumandangkan setiap Senin setelah upacara bendera," imbuhnya.

Mudrikah berharap lagu-lagu ini bukan sekadar dihafal, melainkan dihayati dan dijalankan menjadi karakter nyata setiap siswa. Harmonis dalam berteman, edukatif dalam belajar, berkarakter dalam sikap, aktif dalam berkarya, dan tangguh menghadapi segala keterbatasan.

"Semangat anak-anak tidak boleh menunggu dan harus terus digelorakan. Hari ini mereka menyanyi, besok mereka membuktikan bahwa SDN Girimukti memang HEBAT," tuturnya.

Ia melanjutkan, untuk membentuk paduan suara pembawa lagu himne dilakukan seleksi langsung di setiap kelas. Dari puluhan siswa yang mencoba, terpilih lima anak yang memiliki kemampuan vokal menonjol.

Salah satunya Azka Zen, yang menjadi pendorong sekaligus teladan bagi teman-temannya. Himne tersebut kini berdurasi sekitar tiga menit dan telah menjadi sebuah video klip yang telah banyak diputar di media sosial.

"Dipilih lima orang, diuji per kelas, dilihat potensinya lewat konten-konten edukasi yang kami buat. Hasilnya luar biasa, mereka cepat paham, liriknya mudah diingat dan maknanya menyatu dengan diri mereka," sebutnya.

Selain Himne, telah selesai pula karya kedua berjudul "SDN Girimukti HEBAT" yang durasinya sedikit lebih panjang, tinggal menyusun klip video untuk perilisannya.

Dua lagu itu menjadi bukti SDN Girimukti tetap hidup, semangat, dan berkembang dengan potensi-potensinya. Sementara itu bagi para siswa, lagu ini bukan sekadar nada dan lirik.

Ketika ditemui, Teja (12) siswa Kelas 5, Aji (10) Kelas 5 dan Rizki (11) Kelas 5 mengaku bangga bisa menyanyikan lagu tersebut. "Yang paling saya ingat: Girimukti hebat. Itu yang berkesan," kata Teja.

Sementara Aji mengakui sedikit kesulitan mengatur napas saat bernyanyi, namun tetap merasa senang. Ia bercita-cita ingin menjadi penyanyi hingga ke tingkat nasional. 

Adapum Rizki mengaku menghafal lagu ternyata lebih gampang daripada pelajaran biasa. Idola mereka ternyata sama, yakni Azkha Zein, teman sendiri yang menjadi pemimpin vokal mereka.

"Belajarnya cepat, liriknya gampang diingat. Kalau nyanyi, rasanya senang saja," ucapnya singkat. (*)

Editor: Rizki Maulana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut