Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Serunya Belajar dari Kebun, Anak-anak Kenali Perjalanan Paprika hingga Buat Pizza
Advertisement . Scroll to see content

Hilang Hampir Sepekan di Gunung Burangrang, Perempuan di Bandung Barat Ditemukan di Parit

Senin, 19 Oktober 2026 | 19:33 WIB
  • author Susana
Hilang Hampir Sepekan di Gunung Burangrang, Perempuan di Bandung Barat Ditemukan di Parit
Perempuan asal Cikalongwetan, Bandung Barat, ditemukan di parit curam kaki Gunung Burangrang. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Herti Sumiati (29), perempuan asal Kampung Pasir Manggu, Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditemukan setelah hilang hampir sepekan di kawasan kaki Gunung Burangrang. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang di sebuah parit curam yang tertutup semak belukar.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya mengatakan, Herti ditemukan pada Minggu, 18 Oktober 2026, sekitar pukul 09.29 WIB. Penemuan tersebut merupakan hasil pencarian berkelanjutan yang melibatkan petugas kepolisian dan masyarakat setempat.

"Korban berhasil ditemukan oleh petugas bersama masyarakat Desa Cipada setelah dilakukan pencarian secara berkelanjutan selama kurang lebih satu minggu," kata Deden saat dikonfirmasi.

Saat ditemukan, Herti mengalami sejumlah luka di bagian kepala, tangan, dan kaki. Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans Desa Cipada untuk mendapatkan penanganan medis.

"Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Cikalongwetan untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Herti dilaporkan hilang setelah berangkat ke kebun kopi di kawasan kaki Gunung Burangrang pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, perempuan tersebut tidak kunjung kembali ke rumah hingga membuat keluarganya khawatir.

"Korban berangkat ke kebun kopi seperti biasa, tetapi hingga waktu yang ditunggu tidak kunjung kembali," ungkap Deden.

Keluarga yang khawatir kemudian mendatangi area perkebunan untuk mencari keberadaan Herti. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil. Keluarga akhirnya melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.

Polsek Cikalongwetan menerima laporan orang hilang pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 14.41 WIB. Setelah laporan diterima, pencarian dilakukan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Cipada Brigadir Hari Purnama, unsur pemerintahan desa, keluarga, serta masyarakat.

Menurut Deden, sejumlah unsur masyarakat turut terlibat dalam upaya pencarian, mulai dari Ketua BPD beserta jajaran, sekretaris desa, bendahara desa, Kepala Dusun 3, Ketua Forum RW, Ketua Forum RT, hingga warga setempat.

Pencarian juga diperluas dengan menyebarkan informasi ke sejumlah desa di Kecamatan Cikalongwetan. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak warga yang mungkin mengetahui keberadaan korban.

"Informasi mengenai hilangnya korban turut disebarkan ke berbagai desa di wilayah Kecamatan Cikalongwetan agar masyarakat dapat membantu memberikan informasi," jelasnya.

Setelah hampir sepekan pencarian, Herti akhirnya ditemukan di parit curam yang dipenuhi semak belukar. Petugas dan warga kemudian membawa korban ke RSUD Cikalongwetan untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan medis.

Deden mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang terus membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.

"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan berkat kerja sama petugas kepolisian dan masyarakat yang terus melakukan pencarian," tuturnya.

Hingga kini, penyebab Herti berada di dalam parit serta kronologi kejadian yang mengakibatkan korban mengalami luka masih belum diketahui secara pasti. Informasi mengenai perkembangan kondisi korban setelah mendapatkan perawatan medis juga belum tersedia.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut