Sosialisasi Program Hilirisasi di Unibba, Gubernur Lemhanas: Kekayaan Alam Harus Sejahterakan Rakyat

Agus Warsudi
Gubernur Lemhanas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily saat memberikan kuliah umum di acara wisuda sarjana Unibba. (FOTO: ISTIMEWA)

"Jadi, dengan hilirisasi bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi. Yang lebih penting lagi, hilirisasi dapat menciptakan lapangan kerja," ujar Kang Ace yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Menurut Kang Ace, hilirisasi harus diwujudkan karena dengan hilirisasi, Indonesia bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi. Dengan hilirisasi, Indonesia dapat mendorong industrialisasi dan diversifikasi ekonomi. "Dengan hilirisasi, kita bisa menciptakan lapangan kerja dan pengembangan SDM," tutur Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu. 

Gubernur Lemhana RI mengatakan, Indonesia patut bersyukur. Sebab, tidak ada negara yang kekayaan alamnya semelimpah Indonesia. Indonesia adalah negara dengan paling banyak sumber daya alamnya. Berbagai macam komoditas dimiliki Indonesia.

Nikel, kata Kang Ace, merupakan cadangan terbesar di dunia dengan kandungan sebesar 40 persen. Timah 16 persen terbesar kedua di dunia. Tembaga 11 persen atau terbesar di dunia. Bouksit 4 persen dari enam besar di dunia. Batubara, 7 persen di dunia. Minyak bumi juga sama, Indonesia memiliki cadangan yang besar.

"Bukan hanya energi, sektor pertanian Indonesia pun memiliki cadangan terbesar di dunia. Salah satunya, sawit. Indonesia merupakan negara dengan ketersediaan sawit 58,7 persen. Kelapa 27 persen. Biofuel 59 persen," ucapnya. 

Editor : Ude D Gunadi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network