BANDUNG, iNewsBandung.id – Puluhan siswa SDN 117 Batununggal, Kota Bandung, harus menelan kekecewaan mendalam setelah menunggu kedatangan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, selama lima jam di tepi jalan. Kekecewaan ini terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.
Kronologi Kejadian: Menanti dari Pagi Hingga Siang
Berikut adalah urutan kejadian berdasarkan keterangan saksi dan guru sekolah:
1. Seorang guru SDN 117 Batununggal yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa informasi awal kedatangan Wali Kota Muhammad Farhan datang dari perwakilan kelurahan.
2. Farhan dijadwalkan akan meresmikan atau mengunjungi program Buruan Sae (sebuah program pertanian perkotaan) yang berlokasi tidak jauh dari area SDN 117 Batununggal.
3. Berdasarkan informasi tersebut, para siswa dan beberapa guru diminta untuk menyambut kedatangan Wali Kota di depan sekolah.
4. Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan siswa sudah bersiap di tepi Jalan Raya Batununggal, rela tidak pulang dan menunggu, meskipun sebagian siswa sudah ada yang pulang.
5. Setelah menunggu di bawah terik matahari selama kurang lebih lima jam (hingga pukul 13.00 WIB), Wali Kota Muhammad Farhan tidak kunjung datang dan melintas di depan sekolah. Anak-anak yang kelelahan dan kecewa pun akhirnya membubarkan diri.
6. Video yang merekam kondisi pilu puluhan siswa yang duduk lesu hingga menangis di tepi jalan kemudian diunggah di Instagram dan segera menjadi viral, memicu kemarahan dan simpati publik.
7. Rika, seorang pedagang di depan sekolah, membenarkan kejadian tersebut, menegaskan bahwa siswa telah menunggu sejak pagi hari.
Tanggapan Wali Kota
Ditemui di Kodim 0618 BS Kota Bandung, Wali Kota Muhammad Farhan mengaku terkejut dan baru mengetahui peristiwa viral tersebut. Ia belum dapat memberikan tanggapan resmi karena belum menerima informasi detail dari jajarannya.
"Nanti lah kita ngobrol dulu yah. Saya belum bisa kasih tanggapan," ujar Farhan, yang segera berjanji untuk mencari tahu penyebab insiden yang melibatkan anak-anak sekolah tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
