BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bandung, Kota Kembang, selalu berhasil memikat wisatawan dan warga lokal dengan kekayaan kuliner tradisional yang autentik.
Di tengah gemerlap kota dan udara dataran tinggi yang sejuk, muncul tren baru di awal 2026: kembalinya minat masyarakat terhadap konsep makan lesehan khas Sunda. Konsep ini tidak sekadar soal makanan, tetapi juga pengalaman kebersamaan, ketenangan, dan kedekatan dengan alam.
Mengapa Lesehan Bandung Jadi Pilihan?
Dalam kehidupan modern yang serba cepat, restoran lesehan menghadirkan sensasi “melambatkan waktu.” Duduk di atas lantai kayu atau bambu sambil menikmati nasi timbel hangat dan sambal pedas, menciptakan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan restoran cepat saji.
Tempat-tempat ini bukan sekadar menyajikan makanan, tetapi juga memberikan ruang untuk bersosialisasi, refleksi, dan menikmati suasana alam.
Berikut rangkuman lima restoran dan kafe lesehan paling ikonik di Bandung yang wajib dikunjungi:
1. Kampung Daun – Suasana Lembah Asri dengan Privasi Maksimal
Terletak di lembah hijau, Kampung Daun menghadirkan saung-saung privat dengan latar suara air terjun dan sungai. Menu andalan mereka, Nasi Liwet Parahyangan, dimasak perlahan dengan rempah khas, menghadirkan kehangatan di setiap suapan. Tempat ini ideal untuk yang ingin menikmati kuliner sambil bersantai di alam terbuka.
2. Raja Sunda – Transisi Sempurna Setelah Perjalanan
Berada dekat pintu tol Pasteur, Raja Sunda menawarkan area lesehan luas bagi pengunjung yang ingin menenangkan diri setelah perjalanan jauh. Menu unggulannya, Gurame Terbang dan Sambal Dadak, menghadirkan perpaduan rasa pedas dan gurih yang memuaskan lidah.
3. Alas Daun – Kembali ke Akar Tradisi Sunda
Di Alas Daun, pengunjung menggunakan daun pisang sebagai alas makan dan tangan sebagai alat makan. Menu seperti Ayam Bumbu Hejo dan Tumis Bunga Pepaya menghadirkan rasa autentik masakan rumah Sunda, sekaligus menghadirkan pengalaman makan yang lebih intim dan menyenangkan.
4. Nasi Liwet Asep Stroberi – Aroma Menggoda Sejak Dulu
Tempat ini terkenal dengan nasi liwet yang dimasak dalam panci besi, beraroma pete dan teri medan. Disajikan bersama ayam goreng kampung dan sambal dadak yang pedas, membuat pengunjung sering menambah porsi kedua karena kelezatannya.
5. Sindang Reret – Lesehan di Atas Kolam Ikan Mas
Keunikan Sindang Reret adalah saung lesehan di atas kolam ikan mas, memberikan efek relaksasi yang jarang ditemukan di tempat lain. Menu unggulan Gurame Bakar Cobek menyerap bumbu hingga ke serat terdalam, memadukan rasa manis, gurih, dan pedas yang seimbang.
Bandung membuktikan bahwa kuliner lesehan Sunda bukan sekadar makanan, tetapi pengalaman budaya dan emosional yang patut dicoba.
Bagi wisatawan maupun warga lokal, 2026 menjadi waktu tepat untuk mengeksplorasi sensasi makan yang mendekatkan diri pada tradisi, alam, dan kebersamaan.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
