Di tengah spekulasi yang berkembang, sebagian besar bobotoh berharap Federico Barba tetap bertahan. Kontribusinya di lini belakang dinilai krusial, terutama dengan kualitas bertahan dan pengalaman internasional yang dimilikinya.
Kehadiran Barba diyakini menjadi salah satu kunci penting bagi Persib dalam misi mempertahankan gelar juara liga domestik sekaligus bersaing lebih jauh di level Asia.
Dari sisi Barba sendiri, jika keputusan meninggalkan Persib benar-benar diambil, hal itu berpotensi menjadi pilihan yang disesalkan.
Pasalnya, bek berusia 31 tahun itu memiliki peluang besar meraih trofi resmi pertama sepanjang karier profesionalnya bersama klub asal Bandung tersebut.
Saat ini, Persib berada dalam tren positif. Tim asuhan Bojan Hodak menutup putaran pertama Super League 2025/2026 di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi 38 poin, menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
