BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Sholat sunnah Nisfu Syaban merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam. Malam Nisfu Syaban dikenal memiliki keistimewaan tersendiri dan kerap dinantikan karena diyakini sebagai waktu penuh rahmat, ampunan, serta keberkahan dari Allah SWT.
Sejumlah hadis menyebutkan bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan dosa besar tertentu.
Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban
Sholat sunnah Nisfu Syaban dilaksanakan pada malam hari, tepatnya setelah matahari terbenam pada tanggal 15 bulan Syaban hingga menjelang waktu Subuh.
Para ulama menganjurkan sholat ini dikerjakan:
Setelah sholat Isya
Hingga sebelum sholat Subuh
Sebagaimana sholat malam (qiyamul lail)
Jumlah Rakaat Sholat Nisfu Syaban
Sholat Nisfu Syaban dapat dilakukan:
Minimal 2 rakaat
Umumnya 4, 6, atau 8 rakaat
Bisa juga lebih, sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing
Pelaksanaannya dilakukan dengan jumlah rakaat genap, sebagaimana sholat tahajud.
Sholat ini boleh dilaksanakan sendiri (munfarid) maupun berjamaah, dengan ketentuan yang sama seperti sholat sunnah lainnya.
Niat Sholat Sunnah Nisfu Syaban
Niat Sholat Nisfu Syaban Sendiri
Latin:
Ushalli sunnata nishfi sya‘bân rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
Saya berniat sholat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta‘ala.
Niat Sholat Nisfu Syaban sebagai Makmum
Latin:
Ushalli sunnata nishfi sya‘bân rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ, Allâhu Akbar.
Artinya:
Saya berniat sholat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta‘ala. Allahu Akbar.
Berikut tata cara sholat sunnah Nisfu Syaban yang dapat diamalkan:
Membaca niat sholat Nisfu Syaban
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca surat Al-Fatihah
Membaca surat pendek (rakaat pertama dianjurkan Al-Kafirun)
Rukuk
I‘tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek (rakaat kedua dianjurkan Al-Ikhlas)
Rukuk
I‘tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Tahiyat akhir
Salam
Doa Setelah Sholat Nisfu Syaban
Arab:
Allahumma idzâ thala‘ta lailatan nishfi min sya‘bân ‘alâ khalqika, fa‘ud ‘alainâ bimannika wa ‘itqika, wa qaddir lanâ min fadhlika, wa wassi‘ rizqaka, waj‘alnâ mimman yaqûmu laka fîhâ biba‘dhi haqqika. Allahumma man qadhaita fîhâ biwafâtihi faqdhi ma‘a dzâlika rahmataka, wa man qaddarta thûla hayâtihi faj‘al ma‘a dzâlika ni‘mataka, wa ballighnâ mâ lâ tablughul âmâlu ilaihi yâ khairaman waqafatil aqdâmu baina yadaihi yâ rabbal ‘âlamîn, birahmatika yâ arhamar râhimîn. Wa shallallâhu ta‘âlâ ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âlihi wa shahbihi ajma‘în.
Artinya:
Ya Allah, jika Engkau telah menampakkan malam Nisfu Syaban kepada makhluk-Mu, limpahkanlah kepada kami anugerah dan pembebasan-Mu, tetapkanlah bagi kami kebaikan dari keutamaan-Mu, lapangkanlah rezeki kami, dan jadikan kami termasuk hamba yang menunaikan hak-Mu di malam itu. Ya Allah, siapa yang Engkau tetapkan wafat di malam itu, sertakanlah ia dengan rahmat-Mu, dan siapa yang Engkau panjangkan umurnya, sertailah dengan nikmat-Mu. Sampaikanlah kami pada tujuan mulia yang tak mampu diraih oleh angan-angan. Dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan semesta alam. Semoga shalawat tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
