Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar: Sopir Angkot, Delman dan Tukang Becak Libur 2 Minggu

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Foto: Humas Polda Jabar)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana meliburkan sopir angkot, delman atau andong, tukang becak, dan ojek di titik-titik rawan macet saat arus mudik Lebaran, selama dua pekan.

Selama libur dua pekan, para sopir angkot, delman, dan tukang becak itu akan mendapatkan konpensasi. Tujuan dari rencana ini, memperlancar arus mudik Lebaran 2026.

Gubernur mengatakan, masukan agar sopir angkot, becak, delman, dan ojek diliburkan atau tidak beroperasi selama dua minggu berasal dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Untuk itu, kata Dedi, para sopir angkot, delman, tukang becak, dan ojek akan mendapatkan konpensasi dari Pemprov Jabar. Namun, Dedi belum mengungkapkan nilai kompensiasi yang akan diberikan.

"Mereka tetep di imahna nyangu (di rumahnya tetap memasak nasi) dan mereka tenang. Jadi, cutilah mereka 14 hari, seminggu sebelum hari raya dan seminggu setelahnya. Sehingga nanti kita bisa membuat orang bahagia," kata Gubernur di Mapolda Jabar, Rabu (18/2/2026).

Menurut Dedi, titik-titik rawan saat arus mudik Lebaran telah terindentifikasi. Selama ini, terdapat di kawasan Limbangan, Kabupaten Garut. 

"Kemudian, Subang, Indramayu, Cirebon, Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Puncak, Kabupaten Bogor," ujar Dedi. 

Sementara itu, Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono menyambut baik dan mendukung rencana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meliburkan para pengemudi angkutan umum di titik-titik rawan kemacetan. 

Dengan meliburkan sopir angkot, delman, tukang becak, dan ojek, kata Dirlantas, arus lalu lintas saat mudik Lebaran diharapkan lebih lancar tanpa hambatan.

"Itu menggembirakan. Tukang becak, sopir angkot, andong, seperti tahun-tahun sebelumnya bisa diakomodir oleh pemerintah agar tidak beroperasi," kata Dirlantas.

Menurut Kombes Raydian, kecepatan dan kelancaran arus mudik Lebaran bisa terjadi jika tidak ada hambatan oleh aktivitas pengguna jalan lain.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network