BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026, Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menyalurkan 30.000 paket sembako bagi masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan sosial ini dilakukan saat masa Reses DPR RI Masa Sidang III Tahun 2025-2026, diawali di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dan didampingi Wakapolresta Bandung, AKBP Putu Hendra Binangkari.
“Saya memberikan paket sembako sebagai kenang-kenangan sekaligus untuk meringankan beban masyarakat di tengah nuansa bulan Ramadan. Semoga bermanfaat,” ujar Rajiv, Rabu (4/3/2026).
Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus
Selain menyalurkan bantuan, Rajiv menyoroti pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran. Ia mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, dan pangan, Rajiv menegaskan akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di daerah pemilihannya.
“Saya akan serap aspirasi masyarakat untuk disampaikan di DPR RI, sekaligus memastikan produksi pertanian lokal menjadi penopang utama kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Program Bantuan dan Larangan Menjual Kembali
Selama satu tahun menjabat, Rajiv telah menyalurkan berbagai program, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), kultivator, bibit pertanian, hingga program bioflok perikanan. Ia mengingatkan kelompok tani penerima bantuan agar tidak menjual kembali paket yang diterima.
“Banuan ini untuk mendukung pertanian di Jawa Barat agar makin maju dan berkembang,” tegasnya.
Gerakan Pangan Murah Ringankan Beban Masyarakat
Selain paket sembako, Rajiv juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat yang menjalankan ibadah puasa menjelang Lebaran.
Harga bahan pokok yang dijual melalui GPM jauh lebih murah, antara lain:
- Minyak goreng: Rp15.700
- Beras SPHP: Rp54.000
- Daging sapi: Rp117.000
- Daging ayam: Rp36.000
- Telur: Rp29.500 (dengan voucher Rp19.000)
- Sayur-sayuran segar dari petani Ciwidey: Rp5.000 per jenis
“Dengan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, termasuk sayuran dan cabai yang sedang naik,” jelas Rajiv.
Harapan Rajiv untuk Masyarakat
Rajiv berharap penyaluran sembako dan kegiatan GPM dapat merata dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Bagi warga yang belum menerima bantuan, ia meminta kesabaran karena distribusi dilakukan secara bergiliran.
“Doakan amanah ini bisa saya gunakan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
