“Ketika antrean sudah sampai Pamuncatan, kami langsung kolaborasi untuk melaksanakan one way sepenggal. Ini cukup efektif,” katanya.
Selain rekayasa lalu lintas, Polresta Bandung juga menyiagakan 1.733 personel gabungan yang tersebar di 21 pos pengamanan dan bersiaga selama 24 jam.
Aldi menambahkan, Pos Terpadu “Lembur Kaheman” di KM 36 Nagreg dioptimalkan sebagai pusat pengendalian arus sekaligus pelayanan bagi pemudik.
Polresta Bandung memastikan akan terus menyesuaikan strategi di lapangan guna menjaga kelancaran arus mudik di tengah tingginya volume kendaraan.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
