Kepala Biro Data & Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI, M. Arfan Sahib Sali Kando, Ia menilai bahwa kehadiran LIBRA sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional yang aman, terarah, dan berdampak nyata.
Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi, memperkuat pengambilan keputusan, serta mendorong daya saing Indonesia di era ekonomi digital.
“Hari ini, dengan diluncurkannya LIBRA, kita menambah satu lagi pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia. Satu langkah signifikan, tetapi harapannya memiliki impact yang besar.” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan pelaku teknologi dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan nasional.
Dosen Teknik Telekomunikasi sekaligus perwakilan dari ITB, Dr. Ian Josef Matheus Edward menyampaikan bahwa kehadiran LIBRA di ITB Innovation Park merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antara akademisi dan industri.
Ia meyakini bahwa untuk mengakselerasi transformasi digital Indonesia, dibutuhkan solusi AI yang tidak hanya mutakhir secara teknologi, tetapi juga aplikatif dan relevan dalam menjawab tantangan masa depan.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
