BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Langkah nyata untuk menekan angka anak yang tumbuh tanpa figur ayah (fatherless) di Indonesia terus digulirkan. Melalui gerakan global The Human Safety Net (THSN), PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (“Generali Indonesia”) mempertegas andilnya dalam memperkuat ketahanan keluarga rentan lewat program bertajuk BERGEMA (Berbagi Bergerak Bersama).
Berkolaborasi dengan Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional), program BERGEMA tahun 2026 ini secara khusus mengusung tema “Aku dan Bapakku”. Inisiatif ini sengaja diangkat untuk menyosialisasikan pentingnya kehadiran seorang ayah dalam pengasuhan. Mengingat data nasional menunjukkan fakta memprihatinkan: sebesar 20,9% atau 1 dari 4 anak di Indonesia mengalami kondisi fatherless.
Sepanjang tahun 2026, agenda BERGEMA ditargetkan mampu menyentuh 1.000 anak yang tersebar di 50 kota di Indonesia, sekaligus menyalurkan donasi pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Keseruan Edukasi Berbasis Game di Kota Kembang
Untuk wilayah Bandung, keceriaan BERGEMA berpusat di Sekolah Bintang Madani, Jalan Terusan Pesantren No. 102, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung pada Sabtu, 4 Juli 2026. Agenda interaktif ini diikuti oleh puluhan keluarga serta dihadiri langsung oleh jajaran karyawan dan agen pemasar Generali Indonesia.
Di lokasi, setiap pasang ayah dan anak diajak larut dalam berbagai aktivitas edukatif, mulai dari:
Gim kolaboratif khusus bapak dan anak.
Kelas parenting dan konsultasi pola asuh.
Sosialisasi manajemen dan perencanaan keuangan rumah tangga.
Metode belajar berbasis permainan (play-based learning).
Guna memastikan stimulasi anak tetap berlanjut setelah acara selesai, setiap keluarga yang hadir dibekali dengan paket learning kit gratis untuk dibawa pulang. Kegiatan di Bandung ini menjadi bagian dari peta jalan BERGEMA yang akan dilaksanakan berkala di berbagai wilayah Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Dampak Sosial Rp1,2 Miliar Hasil Koin Kebaikan
Pelaksanaan program BERGEMA tahun ini disokong penuh oleh dana filantropi yang dikumpulkan sepanjang tahun 2025 lalu dengan total mencapai Rp1,2 Miliar. Seluruh donasi tersebut diserahkan langsung kepada Yayasan Jarimatika untuk dikelola secara berkala.
Gerakan THSN sendiri merupakan jaring aksi sosial global besutan Generali Group yang kini aktif bergerak di 26 negara untuk memandirikan masyarakat rentan. Melalui rilis resminya, Chief Product Management dan Marketing Officer Generali Indonesia, Jong Wie Siu, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pondasi keluarga.
Generali Indonesia menggelar program BERGEMA. (Foto: Ist)
“Kami percaya bahwa keluarga adalah lingkungan pertama dan terpenting bagi tumbuh kembang anak. Melalui program BERGEMA, kami ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan orang tua dan anak belajar, bermain, dan bertumbuh bersama. Interaksi sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi perkembangan anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Sejalan dengan semangat The Human Safety Net, kami berharap program ini dapat membantu lebih banyak keluarga Indonesia membuka potensi terbaik mereka dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ungkap Wie Siu.
Senada dengan hal tersebut, Septi Peni Wulandani selaku Founder Komunitas Ibu Profesional, memaparkan pentingnya medium bermain sebagai jembatan emosi antara bapak dan anak.
"Bermain adalah bahasa pertama anak, dan telah terbukti menjadi salah satu cara terbaik untuk anak belajar dan membangun kedekatan dengan keluarga sebagai ‘sekolah’ pertamanya. Karena itu kami percaya bahwa setiap momen bermain sesungguhnya adalah momen belajar, membangun komunikasi, dan mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Dengan tema 'Aku dan Bapakku', kami ingin semakin banyak ayah menyadari bahwa kehadiran mereka bukan sekadar membantu pengasuhan, tetapi menjadi bagian yang tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak. Kami berharap ini menjadi awal lahirnya budaya baru di Indonesia, yaitu budaya keluarga yang belajar, bermain, dan bertumbuh bersama,” urai Septi.
Komitmen Berkelanjutan Generali untuk Negeri
Sinergi antara Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional dalam menggaungkan nilai-nilai The Human Safety Net sebenarnya telah terajut konsisten sejak tahun 2020. Semenjak pertama kali diperkenalkan di tanah air pada 2018, gerakan ini sukses memberikan dampak positif bagi lebih dari 40.000 anak dan orang tua melalui program pemenuhan gizi, edukasi finansial, serta pengenalan proteksi asuransi.
Di kancah internasional, THSN tercatat telah membantu merubah taraf hidup 1,3 juta jiwa melalui dua pilar utama: for families (fokus keluarga) dan for refugees (bantuan pengungsi), dengan melibatkan lebih dari 11.000 karyawan serta agen terafiliasi.
“Program-program The Human Safety Net merupakan bagian dari komitmen Generali Indonesia dalam menjalankan perannya sebagai responsible corporate citizen. Melalui berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan anak, serta dukungan terhadap kegiatan olahraga dan pelestarian lingkungan yang berkontribusi pada penyerapan karbon, Generali Indonesia terus berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Wie Siu dalam keterangannya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
