Kejurnas Autokhana 2026 Dimulai di Bandung, Diikuti 128 Pembalap

Abdul Basir
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Autokhana 2026 di Sirkuit GOR Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026). (Foto:Abdul Basir)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Gelaran pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Autokhana 2026 yang digelar di Sirkuit GOR Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, berlangsung meriah, Sabtu (11/7/2026).

Kemeriahan tak hanya karena aksi para peslalom papan atas, tetapi juga berkat kehadiran pertunjukan AutoX3 Xtreme Show, sebuah kolaborasi freestyle ekstrem yang menggabungkan tiga lini otomotif sekaligus, yakni aksi mobil drift, kecepatan motor superbike, dan kelincahan motor trail. 

Pertunjukan AutoX3 Xtreme Show ini mencuri perhatian penonton yang hadir memadati lokasi tersebut.

Perwakilan MLDSPORT, Nathaniel Utomo mengatakan Bandung dipilih sebagai kota pembuka rangkaian Autokhana 2026 karena dinilai memiliki antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap dunia otomotif. 

Selain itu, kata Nathaniel Kota Kembang menjadi salah satu dari lima kota besar yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Autokhana tahun ini.

"Pilihannya jatuh ke Bandung karena merupakan salah satu kota besar di Pulau Jawa dengan antusiasme penonton yang cukup tinggi. Biasanya kami memulai seri dari Jawa Tengah, tetapi tahun ini kami mencoba memulai dari Jawa Barat," ujarnya.

Selain mempertahankan kompetisi slalom sebagai agenda tahunan, penyelenggara juga menghadirkan konsep hiburan baru melalui Super Xtreme, yang menjadi pembeda dibandingkan musim-musim sebelumnya. 


Pertunjukan AutoX3 Xtreme Show saat sesi perdana Kejurnas Autokhana 2026 di Bandung. (Foto:Abdul Basir)

Pertunjukan di sela-sela kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 ini merupakan kolaborasi aksi freestyle dari mobil, motocross, dan superbike yang dikemas menjadi tontonan atraktif bagi penonton.

Sementara itu, Abed Nego Antoro, Genta Auto Sport, mengatakan konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik utama seri Bandung. Menurutnya, konsep tersebut menjadi yang pertama kali ditampilkan di Indonesia dan diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi para penggemar motorsport.

"Kolaborasi Auto Xtreme ini belum pernah dilakukan di Indonesia. aksi mobil drift, motocross, dan superbike dalam satu pertunjukan sebagai hiburan bagi penonton," kata Abed.

Tak hanya menghadirkan konsep baru, katanya, lintasan kompetisi di Bandung juga mengalami perubahan signifikan dibanding musim lalu. "Layout lintasan tahun ini berubah drastis. Posisi start dipindahkan sehingga pembalap tidak lagi mengandalkan hafalan lintasan. Mereka harus beradaptasi lagi dengan konfigurasi baru," ujar Abed.

Pada seri pembuka di Bandung, Kejurnas Autokhana 2026 mempertandingkan lima kelas utama, yakni A1, A2, B1, B2, dan B Open. Selain itu juga terdapat kategori wanita, non-seeded, seeded, serta kejuaraan tim.

Sebanyak 128 peserta ambil bagian pada putaran pertama ini, termasuk sejumlah tim baru yang turut meramaikan persaingan musim 2026. "Jumlah peserta mencapai 128 pembalap. Tahun ini juga banyak tim baru yang ikut sehingga memberikan warna baru dalam persaingan," ungkap Abed

Sementara itu, total hadiah uang pembinaan yang diperebutkan pada setiap putaran mencapai sekitar Rp62 juta untuk 11 kelas perlombaan, sedangkan hadiah akumulasi klasemen akhir musim mencapai sekitar Rp255 juta.

Kejurnas Autokhana 2026 akan berlangsung dalam 5 seri, Usai seri Bandung akan berlanjut ke Purwokerto pada 8 Agustus mendatang. Kemudian ke Malang, Cirebon sebelum akhirnya menutup musim di Yogyakarta. (*)

Editor : Abdul Basir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network