BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Momentum ditutupnya jendela pendaftaran pemain ajang Super League musim 2026/2027 pada Rabu (23/9/2026) meninggalkan cerita kontras dari dua klub unggulan Tanah Air. Manuver transfer antara kubu Persija Jakarta dan rival abadi mereka, Persib Bandung, sukses menjadi buah bibir penikmat sepak bola nasional.
Di penghujung bursa, Macan Kemayoran secara mengejutkan mengumumkan keberhasilan mereka mendaratkan gelandang kreatif andalan Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan. Sebaliknya, kubu Maung Bandung justru menutup masa tenggat transfer tanpa satupun pengumuman pemain anyar.
Gebrakan Megatransfer Macan Kemayoran Amankan Marselino
Keputusan manajemen Persija memboyong Marselino di detik-detik akhir bursa menjadi sorotan tajam publik. Kehadiran pemain berusia 22 tahun di sektor tengah ini diyakini bakal semakin mempertajam kedalaman taktik tim ibu kota.
Rekam jejak perjalanan karier sang gelandang tergolong sarat pengalaman internasional. Ia mengawali pembentukan mental bermain dari akademi Persebaya sebelum promosi ke skuad utama pada kurun 2021–2023. Karier internasionalnya dimulai tatkala ia hijrah ke Belgia untuk membela KMSK Deinze hingga 2024.
Petualangannya berlanjut ke Inggris bersama Oxford United pada musim 2024–2025, sebelum akhirnya menjalani masa bakti sebagai pemain pinjaman di klub kasta tertinggi Slovakia, AS Trenčín, sepanjang musim 2025–2026.
Kontribusinya di panggung internasional bersama skuad Garuda juga sangat vital. Tercatat, ia telah melakoni 13 laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menyumbangkan dua gol serta satu assist. Di samping itu, ia mengoleksi delapan penampilan di ASEAN Championship (satu gol, satu assist), empat laga Piala Asia (satu gol), dua gol dan satu assist di Kualifikasi Piala Asia, serta 11 pertandingan uji coba bersama timnas.
Kembalinya sang pemain bintang ke panggung kompetisi domestik disambut dengan tekad baja untuk menggapai target tertinggi bersama klub barunya.
“Yang pasti sekarang saya melihat tim yang bener-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya. Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” tutur Marselino sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Ia pun menegaskan komitmen penuhnya untuk membawa Macan Kemayoran merengkuh mahkota juara musim ini ditopang kualitas skuad dan jajaran kepelatihan yang solid.
“Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini. Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya,” ucap Marselino Ferdinan lagi.
Langkah Senyap Persib Bandung di Ujung Batas Waktu
Berbanding terbalik dengan hiruk-pikuk tetangga sebelah, Persib Bandung justru memilih bersikap pasif hingga detik-detik akhir penutupan bursa transfer. Tidak ada satupun amunisi baru yang diperkenalkan ke publik pendukung Maung Bandung.
Padahal, sepanjang pekan terakhir, deretan rumor pemain asing sempat santer dikaitkan dengan rencana perombakan skuad Pangeran Biru:
Dino Kalesic (Bosnia & Herzegovina): Gelandang berumur 28 tahun yang memperkuat Melaka FC sempat dirumorkan masuk radar utama untuk melapis lini tengah Persib dengan taksiran valuasi pasar mencapai Rp3,04 miliar.
Andre Moreira (Portugal): Eks penjaga gawang Atletico Madrid dan CFR Cluj ini sempat mencuat sebagai kandidat kuat pengisi pos penjaga gawang usai berstatus bebas transfer.
Jovo Lukic (Bosnia & Herzegovina): Penyerang dengan banderol pasaran menyentuh Rp51 miliar ini juga sempat dikaitkan dengan Maung Bandung, meski sang pemain akhirnya memilih bertahan di Benua Biru menyusul ketertarikan dari klub-klub mapan Eropa seperti Besiktas serta TSG Hoffenheim.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
