Pengguna Home Charging di Jabar Tembus 7.125, Kendaraan Listrik Makin Diminati

Susana
Ilustrasi kendaraan listrik. Foto: ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Penggunaan Home Charging atau fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di rumah terus meningkat di Jawa Barat. Hingga Agustus 2026, jumlah pelanggan Home Charging PLN di wilayah tersebut mencapai 7.125 pelanggan.

Pertumbuhan itu turut menunjukkan meningkatnya kebutuhan fasilitas pengisian daya yang praktis bagi pemilik kendaraan listrik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.034 pelanggan merupakan pengguna baru yang tercatat sejak Januari hingga awal Agustus 2026.

Secara nasional, PLN mencatat lebih dari 92 ribu pelanggan telah menggunakan layanan Home Charging System (HCS) hingga Juni 2026. Sepanjang Semester I 2026, terdapat 21.865 pelanggan baru yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Pertumbuhan pelanggan juga diikuti peningkatan konsumsi listrik untuk pengisian kendaraan listrik. Konsumsi listrik melalui layanan HCS pada Semester I 2026 mencapai 110,55 GWh, atau naik 93,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Home Charging Sesuai dengan Aktivitas Harian

Praktisi otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan kemudahan pengisian daya menjadi salah satu faktor yang mendukung pengalaman penggunaan kendaraan listrik.

Menurut Yannes, Home Charging memungkinkan pemilik kendaraan melakukan pengisian daya ketika mobil berada di rumah dan tidak digunakan.

“Banyak pengguna melakukan pengisian ketika kendaraan sedang berada di rumah. Karena itu, Home Charging menjadi fasilitas yang penting dalam membentuk pengalaman penggunaan kendaraan listrik,” kata Yannes.

Ia menjelaskan, karakter kendaraan listrik memungkinkan proses pengisian daya dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain. Pengguna dapat mengisi kendaraan ketika berada di garasi pada malam hari atau saat kendaraan tidak digunakan.

Dengan pola tersebut, kendaraan dapat dipersiapkan untuk digunakan kembali pada aktivitas berikutnya tanpa harus mengalokasikan waktu khusus untuk melakukan pengisian daya di luar rumah.

SPKLU Lengkapi Kebutuhan Pengisian Kendaraan Listrik

Selain Home Charging, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik.

Di Jawa Barat, PLN UID Jawa Barat mengoperasikan 501 SPKLU yang tersebar di 289 lokasi strategis hingga Desember 2025.

Yannes menilai keberadaan Home Charging dan SPKLU memiliki fungsi yang saling melengkapi. Home Charging dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya dalam aktivitas sehari-hari, sementara SPKLU memberikan alternatif ketika pemilik kendaraan melakukan perjalanan di luar rumah.

Ketersediaan kedua fasilitas tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih praktis bagi pengguna.

Pertumbuhan pelanggan Home Charging dan konsumsi listrik untuk pengisian kendaraan juga menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Editor : Rizal Fadillah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network