BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gelombang kritik datang dari jenderal lapangan tengah Persib Bandung, Thom Haye. Pemain berlabel Timnas Indonesia tersebut secara terbuka menyuarakan keresahannya terkait padatnya kalender kompetisi yang mesti dilakoni Maung Bandung sepanjang musim 2026/2027, yang tidak diimbangi dengan sarana pemulihan (recovery) memadai dari pihak klub.
Sorotan tajam ini mengemuka usai Persib ditahan imbang Dewa United dengan skor 2-2 pada laga pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026).
Napas para punggawa Pangeran Biru dipaksa terengah-engah lantaran jeda pertandingan yang teramat singkat. Mereka harus kembali merumput di venue yang sama untuk meladeni tantangan wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dalam lanjutan matchday kedua Grup E AFC Champions League Two, Rabu (14/10/2026).
Sebelum laga ini, armada asuhan Persib juga baru saja menyelesaikan laga tandang melelahkan ke markas Port FC di Thailand dalam ajang ASEAN Club Championship. Deretan jadwal padat lintas batas negara tersebut memaksa para pemain memeras tenaga tanpa dibekali fasilitas pendukung pemulihan yang ideal.
Menurut Thom Haye, meluasnya kiprah Persib di berbagai panggung internasional musim ini semestinya dibarengi peningkatan infrastruktur pendukung bagi kebugaran pemain.
"Kami tahu apa yang harus kami hadapi sebagai pemain. Musim lalu, kami mencetak sejarah di Asia dan kami sangat senang. Apakah kami benar-benar mendapat penghargaan untuk itu? Kami hanya benar-benar bangga," ujar Thom Haye, Selasa (13/11/2026).
Eks eksponen Eredivisie ini juga menyentil keikutsertaan Maung Bandung di turnamen Shopee Cup yang kian menambah sesak beban tanding, namun tak diimbangi pembenahan fasilitas internal.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
