Meski Juventus Tampil Buruk, Posisi Allegri Sebagai Pelatih Dipastikan Aman

Rizal Fadillah
.
Senin, 19 September 2022 | 12:00 WIB
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (Foto: net)

TURIN, INEWSBANDUNGRAYA - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dipastikan aman alias tak akan mengalami pemecatan meski Si Nyonya Tua tampil buruk di musim ini.

Kepastian itu disampaikan CEO Juventus, Maurizio Arrivabene usai Juventus menelan kekalahan dari Monza di Stadio Brianteo, Minggu (18/9/2022) malam WIB.

Sebagai informasi, Juventus saat ini berada di posisi 8 klasemen sementara dengan torehan 10 pemain. Sejauh ini, Juventus baru menorehkan 2 kali kemenangan, 4 kali imbang dan sekali kekalahan.

Sementara di Fase Grup Liga Champions, Juventus berada di posisi 3 Grup H dengan torehan 0 poin dari 2 pertandingan yang telah dijalani.

Hasil minor ini tentunya sangat melukai hati penggemar. Sebab, terakhir kali tim besutan Allegri menang (semua kompetisi) pada 1 September 2022.

Artinya, Juventus belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan bagus hanyalah bermain imbang melawan Fiorentina dan Salernitana.

Tentu saja dengan beberapa hasil buruk yang didapat Juventus banyak spekulasi yang menganggap bahwa posisi Allegri saat ini tidak aman. Namun, Arrivabene menganggap pemecatan Allegri bukanlah solusi yang dibutuhkan Juventus saat ini.

"Mengubah panduan teknis akan benar-benar gila. Hari ini, masalahnya harus dilihat secara keseluruhan. Kami telah keluar dari tahun-tahun sulit yang membebani, tidak hanya di sepak bola," ujar Arrivabene dilansir dari Tuttomercatoweb, Minggu (18/9/2022).

Arrivabene merasa Allegri telah membantu Juventus untuk terus berkembang sejauh ini. Dirinya pun tidak ingin membebankan seluruh hasil tidak memuaskan Juventus belakangan ini hanya kepada Allegri saja.

"Dia membantu klub seperti Juventus untuk bekerja dengan disiplin. Max tidak hanya memiliki kontrak, tetapi juga program untuk berkembang dalam empat tahun," sambungnya.

"Kami membutuhkan kerendahan hati, kejelasan, dan tekad. Kami memiliki masalah, menuduh hanya satu orang dan membiarkan mereka sendiri tidak terpecahkan. Kita perlu bekerja sama dan melihat ke depan," pungkasnya.

Editor : Rizal Fadillah
Bagikan Artikel Ini