Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Ridwan Kamil Dinilai Pro Pengusaha

Rizal Fadillah
.
Kamis, 22 September 2022 | 14:55 WIB
Wakil Sekretaris Gelora Muda, Dzubyan Nur Rahman. (Foto: Ist)

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.

Bukan hanya Ridwan Kamil, ajakan ini juga diserukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Merespon hal ini, Wakil Sekretaris Gelora Muda, Dzubyan Nur Rahman menilai, ajakan para pemimpin Jawa Barat ini keliru.

Menurut Byan, ajakan tersebut tidak pro terhadap rakyat. Bahkan, dia menduga bahwa Ridwan Kamil sedang di endors oleh salah satu produsen mobil listrik.

"Gubernur kok seperti selebgram, lagi di endors sama mobil listrik kali ya. Himbauan harus pro rakyat bukan malah suruh membeli kendaraan listrik. Ini kan kesannya pro pengusaha," katanya kepada wartawan saat ditemui di Bandung, Kamis (22/9/2022). 

Sebagai seorang gubernur, kata Byan, seharusnya Ridwan Kami bisa mengajak masyarakat agar beralih menggunakan transportasi publik. Disamping itu, harus juga dipersiapkan tingkat kenyamanan dan harganya juga terjangkau.

"Saya berkeyakinan, ketika transportasi publik nyaman, murah dan terintegrasi. masyarakat pasti mau pindah ke transportasi publik. Tingkat kemacetan pun pasti akan berkurang," terangnya.

Dia tidak memungkiri, kenaikan harga BBM adalah sebuah keniscayaan ditengah krisis global saat ini. Namun, ditengah situasi yang sulit ini masyarakat disuruh membeli kendaraan listrik. 

"Lucu aja sih, dikira keuangan masyarakat sama dengan kondisi keuangan seorang Gubernur. Boro-boro buat beli motor atau mobil listrik. Ada buat makan, atau bayar sekolah aja udah Alhamdulillah," katanya. 

Byan pun meminta kepada Gubernur Jawa Barat agar segera berkolaborasi dengan seluruh kepada daerah di Jabar untuk segera mengeluarkan dan menciptakan transportasi publik yang nyaman, murah dan terintegrasi. 

"Proyek monorel aja yang pada waktu itu digembor-gemborkan oleh Bapak Ridwan Kamil tidak jadi. Mudah-mudahan sekarang sudah jadi Gubernur bisa terealisasi. Atau masih belum mampu juga? Mending tidak usah copras capres deh kalau gak mampu," tandasnya.

Editor : Rizal Fadillah
Bagikan Artikel Ini