Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sentimen Klub Dibawa ke Timnas, PSSI Siap Blacklist dan Sebar Identitas Oknum Suporter
Advertisement . Scroll to see content

Liga 1 Dihentikan, Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hingga Kapolri Evaluasi Pelaksanaan Pertandingan

Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:31 WIB
  • author Pramoedya
Liga 1 Dihentikan, Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hingga Kapolri Evaluasi Pelaksanaan Pertandingan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Youtube Sekretariat Presiden)

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Presiden Joko Widodo ikut berduka atas kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan ratusan orang.

"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan Malang Jawa Timur," kata Jokowi.

Jokowi memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara laga Liga 1. Hal ini buntut dari kerusuhan yang menewaskan 129 orang usai laga Arema Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

"Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," kata Presiden Jokowi di Istana Bogor, Minggu (2/10/2022).

Jokowi juga memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya," katanya.

"Khusus kepada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," tegas Jokowi.

Untuk diketahui, korban kerusahan sepak bola di Stadion Kanjuruhan mencapai 129 orang. Hal ini disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

"Sementara data korban tewas ada 129 orang," kata Nico.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut