BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA.ID - Tingkat kerawanan pemilu secara nasional sudah dirilis. Hasilnya Jawa Barat berada di urutan keempat kategori tingkat tinggi kerawanan pemilu.
Posisi puncak kerawanan pemilu paling tinggi adalah DKI Jakarta. Urutan kedua hinga kelima diisi Sulawesi Utara, Maluku Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Timur.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyakarat (P2M) Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi mengatakan, ada empat dimensi tolok ukur sampai ada tingkatan kerawanan. Keempatnya adalah konflik sosial politik, penyelenggaraan, kontestasi dan partisipasi.
“Ternyata Jabar paling peringkat tertingginya dari kontestasi. Di mana soal hak dipilih kemudian pelaksanaan kampanye,” kata Zaki, Kamis (2/2/2023).
Zaki menjelaskan, hak dipilih menyangkut soal isu perempuan sebagai calon pemimpin maupun penolakan calon pemimpin berdasarkan isu SARA. Lalu, dari sisi kampanye adalah informasi hoaks, black campaign (kampanye hitam), penggunaan fasilitas negara, netralitas ASN, TNI dan Polri lalu soal money politik.
Editor : Zhafran Pramoedya