Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Cianjur 1834 hingga Lokatmala Living Heritage 2026: Merawat Ingatan, Menghidupkan Warisan
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Unik di Balik Nama Komandankey, Pelopor Ahli Kunci di Indonesia

Rabu, 29 Mei 2024 | 18:47 WIB
  • author Rizal Fadillah
Sejarah Unik di Balik Nama Komandankey, Pelopor Ahli Kunci di Indonesia
Raymond Lie. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Komandankey sebagai pelopor kunci duplikat mobil yang terkenal di Sunter, memiliki sejarah unik di balik namanya.

Bengkel ini didirikan oleh Raymond Lie yang mewarisi usaha perkuncian mobil dari orang tuanya sejak tahun 1978. Dahulu, mereka tinggal di Jalan Mangga Besar 1, yang dulunya dikenal sebagai Gang Komandan. Nama inilah yang kemudian diabadikan menjadi nama bengkelnya.

Menurut Raymond Lie, tren kunci mobil saat ini beralih ke model keyless atau smart key yang lebih fokus pada pemrograman. Sistem keamanan immobilizer menggunakan modul dan transponder untuk memastikan kecocokan antara mobil.

Kehilangan kunci mobil dapat menjadi masalah besar. Karena itu, Komandankey siap membantu dengan layanan duplikat kunci mobil yang cepat, aman, dan terpercaya. 

"Komandankey dapat menduplikat berbagai jenis kunci mobil, termasuk kunci dengan modul remote," ucap Raymond Lie dalam keterangannya, Rabu (29/5/2024).

Selain menduplikat kunci, Komandankey juga bisa membantu untuk pengecekan keamanan kunci mobil. Layanan ini dapat mengetahui berapa kali kunci mobil telah diduplikat.

"Hal ini penting untuk dilakukan, terutama bagi anda yang membeli mobil bekas dari pihak yang tidak dikenal. Dengan mengetahui riwayat duplikasi kunci, Anda dapat memastikan keamanan mobil Anda dan mencegah potensi pencurian," katanya.

Dikatakan Raymond Lie, Komandankey telah dipercaya selama bertahun-tahun oleh para pemilik mobil di Jakarta dan sekitarnya untuk menangani berbagai masalah kunci mobil.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut