Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penjelasan Gus Baha soal Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan NU dan Muhammadiyah
Advertisement . Scroll to see content

PBNU: Masyarakat Harap Sistem Pemerintah Tak Lagi Cederai Demokrasi Pilkada

Jum'at, 13 September 2024 | 10:17 WIB
  • author Rizal Fadillah
PBNU: Masyarakat Harap Sistem Pemerintah Tak Lagi Cederai Demokrasi Pilkada
Ketua PBNU, Gus Ulil Abshar Abdalla. (Foto: NU Online/Suwitno)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan bahwa masyarakat ingin agar proses yang terjadi selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tidak lagi mencederai demokrasi yang dipakai oleh sistem pemerintahan di Indonesia.

Begitu disampaikan Ketua PBNU, KH Ulil Abshar Abdalla sebagai seruan moral menjelang Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.

Gus Ulil menginginkan agar proses politik yang nanti bergulir dapat berlangsung secara damai dan aman, sehingga dapat menghasilkan pemimpin daerah seperti yang diinginkan masyarakat.

"Diinginkan oleh masyarakat (itu) tidak terjadi kecurangan, (tidak) terjadi praktik-praktik moral hasad yang mencederai demokrasi ya, itu pesan umumnya," ucap Gus Ulil dilansir laman NU Online, Jumat (13/9/2024).

Lebih lanjut, Gus Ulil menitikberatkan pada kapasitas calon pemimpin yang berlaga dalam Pilkada dan dapat berkomitmen terhadap nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan keadilan.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut