Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Koordinasi Ditintelkam Polda Jabar dan Nelayan Subang Bahas Dinamika Laut
Advertisement . Scroll to see content

Arkeolog Ungkap Isi Tulisan Aneh di Tablet Batu yang Ditemukan Nelayan

Jum'at, 27 Desember 2024 | 18:17 WIB
  • author Aga Gustiana
Arkeolog Ungkap Isi Tulisan Aneh di Tablet Batu yang Ditemukan Nelayan
Ilustrasi arkeolog. (Foto: Pixabay)

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - Sebuah tablet batu berbahan basalt ditemukan oleh nelayan Danau Bashplemi, wilayah Dmanisi, Georgia. Uniknya, pada tablet tersebut ada ukiran simbol-simbol aneh yang belum pernah didokumentasikan sebelumnya.

Penemuan ini terjadi pada 2021 silam. Arkeolog mengonfirmasi jika tablet berukuran kurang lebih seperti iPad itu memiliki 39 karakter berbeda yang tertulis dalam 60 ukiran yang tersusun dalam tujuh baris.

Tulisan tersebut dibuat dengan teknik cermat, dimulai dari lubang-lubang kecil menggunakan alat berbentuk kerucut, yang kemudian dihubungkan menjadi garis-garis mengalir dengan alat berbentuk bulat.

Arkeolog belum mengetahui siapa yang membuat simbol-simbol ini dan tujuannya untuk apa, ini masih menjadi misteri.

Namun ada dugaan, tablet ini mencatat hasil rampasan perang, rincian konstruksi, atau bahkan persembahan kepada dewa-dewa.

Sementara dalam sebuah analisi dengan menggunakan mikroskop optik dan elektronik, menunjukan jika tablet ini kemungkinan bersal dari Zaman Perunggu. Batu basalt tempat tablet ini diukir diyakini bersal dari wilayah sekitar.

Kendati tulisan belum dikenal para peneliti, namun simbol-simbol tersebut memiliki kemiripan dengan aksara Timur Tengah dan simbol-simbol yang belum terpecahkan dari Georgia pra-Kristen.

"Kami yakin bahwa pada tahap ini, tidak ada alasan untuk meragukan keaslian artefak tersebut," tulis tim arkeolog dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Ancient History and Archaeology, melansir Science Alert.

Georgia memang dikenal memiliki sejarah panjang dalam penggunaan sistem tulisan.

Rekor penemuan tertulis paling tua di wilayah ini adalah daftar klerus yang menjadi anggota dewa pada abad ke-6 Masehi, bertepatan dengan penyebaran agama Kristen di kawasan tersebut.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut