Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PN Bandung Tolak Gugatan Lisa Mariana terhadap Ridwan Kamil, Fakta DNA Jadi Kunci
Advertisement . Scroll to see content

Ahli Telematika: Video Syur Diduga Lisa Mariana Otentik, Bukan Rekayasa AI

Minggu, 06 April 2025 | 18:15 WIB
  • author Aga Gustiana
Ahli Telematika: Video Syur Diduga Lisa Mariana Otentik, Bukan Rekayasa AI
Lisa Mariana

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat angkat bicara mengenai video syur yang menyeret nama model majalah dewasa, Lisa Mariana, yang belakangan dikaitkan dengan isu kedekatannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dalam sebuah wawancara, Abimanyu Wachjoewidajat menegaskan bahwa video syur yang diduga melibatkan Lisa Mariana tersebut adalah otentik dan bukan hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI).

"Dalam konteks video ini, nggak ada AI sama sekali. Video itu sih pure, video yang memang dilakukan pihak yang lagi dibicarakan," ujarnya dikutip Minggu (6/4/2025).

Abimanyu Wachjoewidajat mencurigai adanya kepentingan tertentu di balik penyebaran video syur tersebut, yang bertepatan dengan mencuatnya isu perselingkuhan Lisa Mariana dengan Ridwan Kamil.

"Kenapa video ini tampil? Framing apa yang mau dibentuk? Kembali ada yang mau diarahkan kepada masyarakat?" tanyanya.

Meski demikian, Abimanyu Wachjoewidajat juga menilai bahwa video syur tersebut dapat menjadi bukti krusial dalam mengungkap kebenaran mengenai anak yang dilahirkan Lisa Mariana.

"Video akan menjadi bukti yang krusial atau valid karena apabila hal itu dilakukan seumur si anak plus 9 bulan. Nah hal itu tinggal ditelusuri ini video diambil kapan terjadinya kemudian untuk pembuktian siapa ayahnya," jelasnya.

Sebelumnya, Lisa Mariana mengaku memiliki hubungan spesial dengan Ridwan Kamil dan bahkan melahirkan seorang anak dari hubungan tersebut. Pengakuan ini memicu kontroversi dan perhatian publik.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut