Pasca Kericuhan DPRD Jabar, Warga Bandung Hadapi Situasi Memprihatinkan

Beberapa fasilitas, termasuk pendingin ruangan, kamera pengawas, dan videotron, menjadi sasaran perusakan. Massa melempar bom molotov yang memicu kebakaran pada kendaraan kepolisian. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran, namun sebagian massa tetap mendekati pintu masuk gedung.
Asap gas air mata bercampur sisa api dari pembakaran membuat jarak pandang sangat terbatas. Hingga pukul 17.00 WIB, ratusan demonstran masih bertahan. Gerbang utama DPRD terbakar akibat lemparan petasan dan molotov, sementara Wisma MPR di seberang gedung juga mengalami kebakaran setelah dilempari batu dan kayu.
Meski situasi berbahaya, mahasiswa dan warga tetap bertahan. Mereka mengibarkan spanduk dan menyanyikan lagu perjuangan, bertahan di sekitar gedung hingga pukul 19.00 WIB, meski aparat kembali menggunakan gas air mata.
Editor : Agung Bakti Sarasa