get app
inews
Aa Text
Read Next : Gedung Sate Dikepung Truk Tronton, Ribuan Penambang Jabar Tuntut Keadilan

Warga Bantaran Sungai akan Direlokasi Semua, KDM: Kalau ada 2.000, Ya 2.000 Kita Pindahkan

Rabu, 10 Desember 2025 | 15:37 WIB
header img
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di Kantor Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12). Foto Agi.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran sungai di wilayah Bandung Raya.

Menurut Dedi, relokasi menjadi langkah mendesak agar warga tidak terus-menerus menjadi korban banjir setiap musim hujan.

Ia menyebut kondisi permukaan tanah di sebagian wilayah Bandung kini berada lebih rendah, sehingga banjir makin sulit dihindari bila permukiman tetap berada di tepi sungai.

“Relokasi ini untuk mencegah warga jadi beban secara terus-menerus. Bupati Bandung juga pusing kalau tiap musim hujan air naik. Permukaan tanahnya sudah sangat di bawah laut Bandung sekarang,” kata Dedi saat ditemui di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Untuk tahap awal, warga akan difasilitasi dengan biaya sewa kontrakan sementara. Sementara itu, Pemprov Jabar bersama Pemkab Bandung menyiapkan lokasi relokasi permanen.

“Solusinya sekarang cariin rumah kontrakan dulu, sambil Pemprov dan Pemkab menyiapkan tempat relokasi,” ujarnya.

Dedi mengatakan relokasi juga akan dibarengi dengan penataan sungai, termasuk pelebaran alur agar banjir tidak lagi menenggelamkan rumah warga yang sebelumnya berdiri di bantaran. 

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan sejumlah embung sebagai langkah jangka panjang mengendalikan debit air.

“Sungainya nanti diperlebar. Kalau air meluap tidak pusing lagi karena sudah tidak ada warga di bantaran. Dan nanti dibuatkan embung-embung sebagai solusi jangka panjang,” tutur Dedi.

Terkait jumlah warga yang akan direlokasi, Dedi menyebut angka awal mencapai 292 kepala keluarga di kawasan yang ia kunjungi.

Namun totalnya dipastikan akan jauh lebih banyak, karena seluruh permukiman yang berada di bantaran sungai masuk rencana relokasi.

“Ini 292, terus di tempat lain ada RW 9 belum. Pokoknya seluruh wilayah yang ada di bantaran sungai akan kita relokasi. Kalau ada 1.000, ya 1.000 kita relokasi. Ada 2.000, 2.000 kita relokasi,” tegasnya.

Sebelumnya dalam video instagram pribadinya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi 372 kepala keluarga korban banjir di Bojongsoang. 

Setiap keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung akan menerima bantuan Rp10 juta untuk biaya kontrak tempat tinggal sementara di zona aman.

“Saya kasih solusi, saya kasih Rp10 juta per KK, mereka ngontrak dulu di tempat aman,” kata KDM saat meninjau banjir di Bojongsoang pada Senin (8/12/2025).

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut