Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gandeng Kemkomdigi di Istana Merdeka, AKKSI Jabar Ajak Kreator Konten Kawal Program Sekolah Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Anggaran Daerah Dipangkas, Ini Alasan HIPMI Jabar Tetap Pede Ekonomi 2026 Tak Bakal Ambruk

Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:14 WIB
  • author Aga Gustiana
Anggaran Daerah Dipangkas, Ini Alasan HIPMI Jabar Tetap Pede Ekonomi 2026 Tak Bakal Ambruk
Pelantikan Bersama Badan Otonom BPD HIPMI Jawa Barat di DPRD Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Di tengah bayang-bayang pemangkasan anggaran daerah dan fluktuasi ekonomi global, optimisme justru terpancar dari kalangan pengusaha muda di Jawa Barat. BPD HIPMI Jawa Barat meyakini bahwa daya beli domestik dan pergerakan pengusaha lokal akan menjadi "penyelamat" stabilitas ekonomi Tatar Sunda sepanjang tahun 2026.

Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, mengakui bahwa kebijakan penyesuaian fiskal pemerintah daerah memang memberikan tekanan pada sektor-sektor yang selama ini bergantung pada proyek pemerintah. Namun, ia melihat ada geliat lain yang mampu menyeimbangkan kondisi tersebut.

“Kalau kita lihat, memang ada konsekuensi dari pemotongan transfer ke daerah. Dampaknya pasti terasa. Tapi di sisi lain, ada penggerak ekonomi dari bawah yang justru menguat,” tegas Egi saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).

Pilar Baru: Program Makan Bergizi dan Koperasi Desa

Egi menyoroti beberapa program strategis yang diyakini mampu menjaga sirkulasi uang di tingkat akar rumput, seperti:

Menurutnya, kekuatan sejati ekonomi Jawa Barat terletak pada ekosistem pengusaha yang terus bertumbuh, bukan sekadar angka di atas kertas.

“Fondasi ekonomi kita itu pengusaha-pengusaha domestik. Bukan hanya UMKM, tapi juga pengusaha pemula dan yang sedang berkembang. Aktivitas merekalah yang menjaga sirkulasi ekonomi tetap hidup,” tambahnya.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut