get app
inews
Aa Text
Read Next : Amalan-amalan Sunnah di Malam Nuzulul Quran untuk Meraih Keberkahan

Isra Mi’raj 2026: Panduan Lengkap Ibadah, Dzikir, dan Puasa Sunah di Malam 27 Rajab

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:10 WIB
header img
Ilustrasi amalan Isra Mi’raj. (Foto:shutterstock)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah, umat Islam di seluruh dunia memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, peristiwa luar biasa perjalanan malam Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu.

Pada 16 Januari 2026, peringatan ini kembali hadir sebagai kesempatan bagi umat Muslim untuk memperdalam spiritualitas, memperbaiki ibadah, dan menanamkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Isra Mi’raj bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari sejarah Islam yang mengandung hikmah mendalam tentang perbaikan diri, kesadaran sosial, dan penguatan ibadah.

Makna dan Hikmah Isra Mi’raj

Peristiwa Isra Mi’raj menjadi tonggak monumental dalam sirah Nabi Muhammad SAW. Malam itu, Rasulullah SAW tidak hanya melakukan perjalanan spiritual, tetapi juga menerima amanat shalat lima waktu, yang kemudian menjadi tiang agama bagi umat Islam.

Bagi umat Muslim, shalat merupakan pilar utama yang menguatkan hubungan vertikal dengan Allah SWT dan kesadaran sosial untuk sesama. Selain ibadah, momentum Isra Mi’raj juga menjadi waktu yang tepat untuk merenungi akhlak, kehidupan, dan nilai spiritual agar lebih konsisten dalam keseharian.

5 Amalan Utama Menyambut Isra Mi’raj

Para ulama menganjurkan beberapa amalan penting yang dapat dilakukan menjelang atau pada malam Isra Mi’raj untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan:

  1. Salat Sunnah dan Menjaga Salat Wajib
    Memperbanyak salat sunnah dan meningkatkan kualitas salat wajib menjadi bentuk penghormatan tertinggi terhadap perintah Allah yang diberikan melalui Isra Mi’raj.
  2. Membaca Al-Qur’an dan Mentadabburi Maknanya
    Membaca Al-Qur’an di malam Isra Mi’raj menenangkan hati, memperluas wawasan spiritual, dan memperkuat iman.
  3. Selawat kepada Nabi Muhammad SAW
    Selawat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meneguhkan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW.
  4. Beristighfar dan Bertaubat
    Memohon ampun atas dosa-dosa yang lalu menenangkan hati dan membuka pintu hidayah. Dzikir seperti “Astaghfirullah” dianjurkan sepanjang malam atau pagi hari berikutnya.
  5. Puasa Sunah Rajab
    Puasa sunah pada bulan Rajab, khususnya tanggal 27, menjadi latihan spiritual dan pengendalian diri yang menguatkan kesadaran religius.

Cara Mengamalkan Doa dan Amalan Pendukung

Doa Isra Mi’raj sebaiknya dibaca setelah salat sunnah dua rakaat, misalnya setelah Isya atau sebelum tidur. Bacaan diawali dengan salawat kepada Nabi, dilanjutkan dzikir dan permohonan pribadi untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Meski waktu tertentu tidak menjadi syarat mutlak, memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir pada malam Isra Mi’raj secara signifikan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Relevansi Isra Mi’raj di Era Modern

Di tengah kesibukan dan tekanan hidup modern, Isra Mi’raj mengingatkan umat Muslim akan keseimbangan spiritual dan sosial.

Peringatan ini menjadi momen refleksi pribadi untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan meneguhkan hubungan harmonis dengan sesama.

Isra Mi’raj 16 Januari 2026 juga bisa dijadikan kesempatan bagi keluarga untuk beribadah bersama, saling memaafkan, dan mempererat hubungan sosial.

Dengan menghidupkan nilai-nilai Isra Mi’raj melalui shalat, dzikir, doa, dan puasa sunah, umat Islam diharapkan mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut