get app
inews
Aa Text
Read Next : Coklat Kita Silatusantren Kunjungi Pontren Al-Ma’mun, Dorong Kepedulian Santri terhadap Sampah

Tadabbur Alam di Gunung Puntang, Ratusan Santri Diajak Cintai Lingkungan

Jum'at, 16 Januari 2026 | 14:53 WIB
header img
Para pemenang Lomba Kebersihan antarpesantren CoklatKita Silatusantren 2025 menerima penghargaan dalam acara puncak Tadabbur Alam CoklatKita Silatusantren 2025 di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2026) malam. (foto: dasep rohimat)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id — Ratusan santri dari 131 pondok pesantren (Pontren) di Jawa Barat mengikuti kegiatan Tadabbur Alam di area perkemahan Taman Wisata Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Kamis-Jumat (15-16/1/2026).

Dalam acara puncak CoklatKita Silatusantren 2025 tersebut, para santriawan mengikuti berbagai kegiatan dalam satu ruang silaturahmi, edukasi, dan refleksi alam. Acara yang digelar selama 2 hari 1 malam bertepatan dengan peringatan Isra Miraj tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan. Seperti praktik penyembeliah hewan qurban, lalu presentasi dan diskusi materi pembuatan bank sampah. 

Ada juga talkshow yang mengambil tema lingkungan hidup bertajuk dengan narasumber Dr Zastrouw, Budi Dalton, dan King Salman. Para peserta Silatusantren juga disuguhi acara hiburan islami dengan bersalawat bersama bintang tamu Ai Khadijah and Friend. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang lomba kebersihan antarpesantren pada 2025 dari masing-masing wilayah atau district sales office (DSO), dengan menampilkan juara 1, 2, dan 3 dari 15 wilayah.

Perwakilan Coklat Kita, Yudi Wate Angin menjelaskan kegiatan Tadabbur Alam di kawasan Gunung Puntang tersebut merupakan puncak dari rangkaian program Coklat Kita Silatusantren Tahun 2025.

“Kegiatan hari ini adalah puncak dari rangkaian Silatusantren yang telah berlangsung kurang lebih satu tahun. Kami menghadirkan berbagai edukasi, mulai dari penyembelihan dan pemilihan hewan kurban, pengelolaan sampah, hingga kegiatan keagamaan dan talkshow,” ujar Yudi.  

Pada Silatursantren yang mengawali kegiatan serupa di 2026 ini, CoklatKita melibatkan 131 pondok pesantren yang masing-masing mengirimkan 2 perwakilan santri, ditambah perwakilan dari 15 wilayah, serta para pimpinan pondok pesantren.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan, mulai dari pengenalan sampah, pemilahan, pengelolaan, hingga pemanfaatannya. Harapannya, ilmu ini menjadi bekal santri ketika kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Kawasan Gunung Puntang dipilih sebagai lokasi kegiatan puncak karena mengusung tema Tadabbur Alam, yakni mensyukuri nikmat Allah SWT secara kolektif melalui perenungan di alam terbuka. Melalui kegiatan ini, pesantren dan santri tidak hanya dipertemukan dalam silaturahmi, tetapi juga diperkuat perannya sebagai agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Momentum ini menjadi sangat berkesan karena mempertemukan ratusan pesantren dari Jawa Barat dalam satu kegiatan silaturahmi. Insya Allah, Silatusantren akan kembali digelar pada tahun 2026 dengan tema Bukti, Bakti, Cinta: Pondokku, Lingkunganku, Kebanggaanku,” ungkap Yudi.


King Salman (kiri), Dr Zastrouw (kedua dari kiri), Budi Dalton (kedua dai kanan) menjadi narasumber dalam talkshow soal lingkungan hidup dalam acara Tadabbur Alam CoklatKita Silatusantren 2025, Kamis (15/1/2026). (foto: dasep Rohimat)

Sementara itu, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Bojong, Purwakarta, KH Agus Aliyudin menilai kegiatan ini sangat memberikan manfaat nyata bagi pesantren.

“Manfaat paling utama bagi kami adalah bertambahnya literasi. Terus terang, di pesantren belum ada kurikulum khusus tentang pengelolaan sampah. Kegiatan ini menjadi catatan penting dan sangat membantu,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan undangan khusus karena pesantrennya termasuk perintis kemitraan pesantren bersama komunitas di Purwakarta sejak 2016.  Dari Purwakarta sendiri, terdapat 5 pesantren yang diundang secara khusus dan diwakili langsung oleh para pimpinan pesantren.

Menurutnya, rangkaian kegiatan kebersihan lingkungan sebelumnya juga telah dilaksanakan di pesantren-pesantren, melibatkan santri dan masyarakat sekitar. "Melalui kegiatan ini, kami berharap terbentuk pola pikir baru santri tentang kebersihan dan kepedulian lingkungan. Pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga pusat pembelajaran nilai-nilai kehidupan,” jelasnya.

Agus menambahkan, kegiatan Tadabbur Alam menjadi sangat relevan di tengah kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. “Kami ingin menanamkan cinta terhadap alam sebagai sumber kehidupan, sesuai dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin,” tegas Agus.


Penampilan bintang tamu Ai Khadijah and Friend dalam acara Tadabbur Alam CoklatKita Silatusantren di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2025) malam. (foto: deni mulyana)

Penampilan bintang tamu Ai Khadijah and Friend dalam acara Tadabbur Alam CoklatKita Silatusantren di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2025) malam. (foto: deni mulyana)

 

Antusiasme juga datang dari para santri. Perwakilan santri dari Pondok Pesantren Al-Bukhori, Kabupaten Majalengka, Amrin Hakim menyampaikan apresiasinya terhadap program Coklat Kita.

“Sebagai santri, kami sangat mengapresiasi program ini. Selain belajar ilmu agama, kami juga mendapatkan wawasan tentang cinta lingkungan melalui program Coklat Kita Silatusantren,” ucap Amrin.

Ia menuturkan bahwa para santri dibekali ilmu pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik, yang dinilai sangat bermanfaat sebagai bekal setelah lulus dari pesantren. “Santri sangat semangat. Ilmu ini penting ketika kami nanti terjun ke masyarakat, sehingga tidak hanya membawa ilmu agama, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Amrin.

“Program ini sangat berdampak positif. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pesantren dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (*)

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut