Indonesia Jadi Pusat Internet Global, Ratusan Pakar dari 50 Negara Turut Serta
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan penting bagi industri Internet internasional melalui APRICOT (Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies) yang digelar oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada Senin, 9 Februari 2025.
Acara ini diperkirakan akan dihadiri lebih dari 900 pakar dan pemimpin teknologi dari 50 negara. Mereka berasal dari berbagai latar, mulai operator jaringan lokal hingga perusahaan global seperti Google, Amazon, dan Meta, untuk membahas inovasi terbaru dalam teknologi jaringan Internet serta tren ekosistem digital di tingkat global.
APJII Tampilkan Kemajuan Infrastruktur Digital Indonesia
Ketua APJII, Muhammad Arif, menekankan peran penting APJII dalam mendorong digitalisasi nasional.
“Dengan menjadi tuan rumah APRICOT, APJII juga menampilkan kemajuan kolektif dan kontribusi hampir 1.469 penyelenggara jasa Internet dalam memperkuat infrastruktur Internet nasional,” kata Arif dalam keterangan pers, Kamis (5/2/2025).
Kehadiran APRICOT dianggap sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemajuan teknologi dan kolaborasi regional.
Tokoh-Tokoh Global Siap Berbagi Wawasan
Beberapa pembicara kunci yang akan hadir antara lain pakar keamanan siber asal Indonesia, Budi Rahardjo; sejarawan Internet dari Universitas Harvard, Jim Cowie; dan Network Engineer Google, Jen Linkova. Mereka akan membahas isu strategis mulai dari keamanan siber hingga praktik terbaik pengelolaan jaringan Internet.
Philip Smith, Direktur Eksekutif Asia Pacific Network Operators Group (APNOG) sekaligus penyelenggara APRICOT, menekankan pentingnya interaksi langsung dalam memperkuat ketahanan Internet global.
“Pertemuan langsung seperti APRICOT membantu para operator Internet memperluas jejaring koneksi yang membuat Internet global semakin kuat dan tangguh,” ujarnya.
Sementara itu, Jia Rong Low, Direktur Jenderal APNIC (Asia Pacific Network Information Centre) yang juga menjadi mitra penyelenggara APRICOT, menyoroti peran konferensi dalam menjaga jaringan Internet di kawasan Asia Pasifik tetap aman dan andal.
“Pertumbuhan Internet Indonesia dalam satu dekade terakhir sangat luar biasa, dengan jumlah pengguna yang meningkat lebih dari dua kali lipat hingga mencapai lebih dari 229 juta orang saat ini. Dengan menjadi tuan rumah APRICOT, Indonesia menunjukkan kepemimpinan dan komitmen kuat dalam membangun Internet yang lebih aman dan resilien,” kata Jia Rong Low.
Upacara Pembukaan
Upacara pembukaan APRICOT 2026 dijadwalkan pada Senin, 9 Februari 2026 pukul 11.00 WIB di Sheraton Gandaria City, Jakarta. Acara ini diprediksi menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pusat diskusi Internet Asia Pasifik.
Editor : Rizal Fadillah