Jelang Arus Mudik, Ditlantas Polda Jabar Gelar Rampcheck dan Kesiapan Sopir di GT Soroja
2,5 Juta Kegiatan Preemtif di Jabar
Polda Jawa Barat dan Polres jajaran telah menggelar sekitar 2,5 juta kegiatan preemptif selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026.
Operasi ini lebih fokus pada edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, jutaan kegiatan preemtif itu dilaksanakan secara masif oleh seluruh jajaran polres di Jawa Barat.
“Pada H+10 operasi keselamatan ini, jajaran Polda Jabar telah melaksanakan 2,5 kegiatan preemptive,” kata Kombes Raydian.
Perinciannya, ujar Kombes Raydian, menyebar 1,3 juta leaflet dan brosur berisi imbauan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, edukasi melalui media sosial (medsos).
“Kami juga melaksanakan sekitar 600.000 kegiatan edukasi dan kampanye berkeselamatan di medsos,” ujarnya.
Tak hanya itu, petugas datang ke sekolah dan perusahaan untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada pelajar dan karyawan.
“Kami kunjungi sekolah dan perusahaan untuk memberikan himbauan. Kami berharap saat Operasi Ketupat Lodaya 2026, situasi lebih aman, nyaman, dan selamat,” tutur Kombes Raydian.
Kombes Raydian menegaskan, pendekatan edukatif ini menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Tujuan akhirnya tetap sama, bagaimana kita menjaga dan menyelamatkan nyawa manusia di jalan raya,” pungkas Kombes Raydian.
Editor : Agus Warsudi