Dini Hari Tanggul Cisunggalah Jebol di Majalaya, Belasan Rumah Rusak dan Ratusan Warga Terdampak
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Banjir melanda Kampung Bojong Keusik, RT 01, 02, 03 RW 01, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, dipicu jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah akibat tingginya debit air pada Kamis (12/2/2026) dini hari.
Akibatnya ratusan kepala keluarga dan belasan rumah terdampak akibat banjir tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyatakan saat ini penanganan darurat masih difokuskan pada pembukaan akses, pembersihan lumpur, serta asesmen dampak kerusakan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud mengatakan, penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, relawan serta masyarakat.
“Penanganan darurat dampak tanggul jebol Sungai Cisunggalah ini melibatkan semua unsur. Prioritas awal membuka akses jalur yang sempat tertutup lumpur dan sampah, dan sekarang sudah mulai bisa dilalui,” ujarnya.
BPBD mencatat sebanyak 310 kepala keluarga atau sekitar 660 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, lima rumah mengalami rusak berat dan tujuh rumah rusak sedang.
Selain itu, sebanyak 18 warga sempat dievakuasi terdiri dari dua lansia, satu balita, satu penyandang disabilitas dan 14 warga lainnya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Asep.
Untuk mempercepat pemulihan, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa tujuh paket alat kebersihan, 12 selimut, enam pacul, enam sekop dan tujuh ember.
Proses pengangkutan material lumpur dibantu empat unit dump truck, sementara penggunaan alat berat tengah dipertimbangkan untuk mempercepat pembersihan.
Pantauan di lokasi, lumpur setebal belasan sentimeter masih menutup sebagian halaman rumah dan badan jalan.
Warga bersama petugas gabungan terlihat membersihkan sisa material menggunakan sekop dan alat kebersihan, sementara relawan membantu mengangkut lumpur ke truk pengangkut.
Perabotan rumah tangga dijemur di tepi jalan, dan sejumlah rumah masih dipenuhi sisa endapan lumpur. Meski genangan air telah surut, kondisi jalan di beberapa titik masih licin sehingga pengendara harus melintas secara bergantian.
BPBD memastikan asesmen kerusakan masih berlangsung dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk penanganan lanjutan serta antisipasi potensi hujan susulan.
Editor : Rizal Fadillah