get app
inews
Aa Text
Read Next : Gak Perlu Bingung Lagi! Ini Rekomendasi Tempat Cari Kado di Bandung yang Bisa Custom Sendiri

Sambut Ramadhan 2026, Modest Fashion asal Bandung Hadir Beri Warna dan Makna Baru

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:47 WIB
header img
Peluncuran Haadiya Syari, brand modest fashion asal Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Industri modest fashion Tanah Air berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, produk modest fashion Indonesia sangat diminati muslim dan muslimah dalam dan luar negeri.

Pasar yang terbuka lebar itu mendorong insan kreatif Kota Bandung untuk terjun mewarnai modest fashion Tanah Air. Terbukti, sejumlah brand modest fashion asal Bandung sukses meraih pasar.

Yang terbaru, Haadiya Syari, brand modest fashion asal Bandung hadir dengan harapan memberikan makna warna dan makna baru pada pakaian modest Indonesia. Brand modest fashion Haadiya Syari resmi meluncur di Kota Bandung pada 7 Februari 2026. 

Acara peluncuran Haadiya Syari diawali dengan tausyiah oleh ustadz Sidqi Kamal Zimah dengan tema “How to be Inspired by Faith, Rooted in Values”.  

Tema ini sejalan dengan brand tagline Haadiya Syari, yaitu Inspired by Faith, Rooted in Values. Mengedepankan sisi penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla yang berakar pada nilai-nilai Islam.

Setelah tausyiah, pengunjung diberi kesempatan berbincang dengan Alia Karenina, founder brand Haadiya Syari. 

Acara peluncuran brand ini terbilang unik. Sebab, dekorasi acara dibuat minimalis hanya menggunakan kain.  

”Saya ingin semua acara Haadiya sebisa mungkin mindful dan tidak menimbulkan limbah atau kerusakan lingkungan," kata Alia. 

"Saya menggunakan kain-kain sebagai dekorasi agar nanti kain-kain ini dapat digunakan kembali sebagai tas atau sarung bantal. Sehingga memperpanjang masa hidup kain tersebut," ujarnya. 

Alia menjelaskan, tidak mau menggunakan bunga segar yang dipotong sebagai dekorasi acara. Karena dia percaya sesuatu yang hidup harus dibiarkan hidup, tidak untuk diambil dan hanya dipakai sementara. 

"Ini tidak sesuai dengan nilai filosofis brand Haadiya,” tutur Alia.

Brand Haadiya, kata Alia, merepresentasikan keberlanjutan dan masa hidup lebih panjang dengan niat menjaga titipan Allah. Haadiya tidak menganut prinsip sesuatu yang cepat dan akan cepat hilang. 

Alia Karenina menjelaskan, lahirnya brand ini berasal dari pengalaman personal akan pencarian busana syar’i yang nyaman, bermakna, dan tetap berkelas.


Alia Karenina, founder brand Haadiya Syari. (FOTO: ISTIMEWA)

Istiqomah Berpakaian Syar'i

“Saya ingin sama-sama belajar bersama muslimah lain agar tetap istiqomah berpakaian syar’i sesuai syariat Islam. Sekaligus mengubah persepsi negatif terhadap perempuan yang berpakaian syar’i," ucap Alia.

Menurut Alia, syar’i bukanlah sesuatu yang tertinggal, melainkan sebuah pilihan sadar dengan penuh kekuatan berlandaskan ketakwaan dan penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla. 

Alia menuturkan, melalui tema “InReturn”, Haadiya Syari ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap pilihan yang dilandasi niat baik akan selalu memberikan balasan. 

"Ketika seorang perempuan memilih modesty, dia tidak kehilangan apa pun. Justru dia menerima ketenangan, kejernihan, dan kekuatan batin," tegas Alia.

Dalam menyiapkan koleksi perdana, Haadiya berkolaborasi dengan desainer Adrie Basuki untuk bahan batik Sadabhumi. Modest fashion ini lahir dari filosofi perjuangan penuh makna, terinspirasi dari para pejuang kanker.  

”Saya memahami perjuangan ini karena pengalaman personal. Saya harap dengan kolaborasi ini, akan semakin banyak brand yang terinspirasi untuk berkolaborasi dengan para pejuang hebat yang sedang menghadapi ujian dalam hidupnya,” ujar Alia.

Meski tidak memiliki background fashion designer, Alia merupakan sosok terbuka untuk kolaborasi dengan pelaku fashion lain untuk bekerja sama mengembangkan industri modest fashion Tanah Air.  

“Saya rasa, saat ini sudah bukan waktunya tampil sendiri. Saya justru ingin lebih mengedepankan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mempererat ukhuwah dan silaturahmi,” tutur Alia.  

Dalam acara peluncuran ini, Alia tidak hanya memperkenalkan brand Haadiya Syari, namun juga melakukan relaunching brand modest fashion yang telah lebih dulu diluncurkan pada 2022, yaitu Aleiya. 

”Aleiya telah lebih dulu diluncurkan dan saat ini sedang mengalami transformasi brand yang lebih mengutamakan kesederhanaan dalam desain. Saya berharap Aleiya bisa masuk ke generasi lebih muda dan ingin mulai memakai pakaian modest,” ujarnya. 

Acara inreturn, Haadiya x Aleiya launching ini disponsori oleh BTN, Bank Syariah Nasional (BSN), Rumah Wakaf Indonesia, Martha Tilaar, dan brand lain yang memiliki visi sejalan dalam mendorong gaya hidup lebih bernilai, bertanggung jawab, dan berdampak bagi masyarakat.

Mulai 18 Februari 2026, pembelian produk Haadiya Syari dan Aleiya dapat dilakukan melalui website inreturn.co.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut