Farhan Genjot Pembangunan Berbasis RW Lewat Prakarsa Bandung Utama
Prakarsa memiliki dua pilar utama, yakni pembangunan sarana dan prasarana yang mencakup perbaikan lingkungan permukiman dan revitalisasi infrastruktur dasar, serta pemberdayaan masyarakat yang meliputi kesehatan, ekonomi produktif, pendidikan dan literasi, lingkungan hidup, sosial budaya, keamanan dan ketertiban, hingga kesiapsiagaan bencana.
Kini, setiap RW memiliki ruang bermusyawarah melalui Rembug Warga, forum partisipatif yang melahirkan keputusan penting tentang prioritas pembangunan di lingkungannya.
Pemkot Bandung menyiapkan anggaran sekitar Rp100 juta yang secara bertahap akan meningkat hingga sekitar Rp200 juta per RW per tahun, agar warga dapat langsung menentukan kebutuhan prioritas di wilayahnya.
Dengan capaian realisasi 96,93 persen dan pendekatan berbasis data serta partisipasi warga, Prakarsa Bandung Utama menjadi representasi konkret dari pilar Terbuka dalam Bandung Utama. (*)
Editor : Abdul Basir