Data Gaikindo Pasar Mobil Listrik Nasional Terus Tumbuh, Sejumlah Produsen Baru Langsung Ngegas
BANDUNG,iNews BandungRaya.id - Dunia otomotif di Tanah Air kian kompetitif seiring dengan semakin banyak produsen yang bermain di mobil listrik.
Apalagi dalam tiga tahun terakhir pengguna mobil listrik terus bertambah. Terlihat dari semakin banyaknya mobil listrik yang berseliweran di jalanan.
Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar mobil listrik nasional terus tumbuh.
Tahun lalu pada periode Januari–November 2025, penjualan mobil listrik mencapai 82.525 unit dari total penjualan kendaraan nasional sebesar 710.084 unit.
Penjualan tertinggi masih didominasi oleh BYD dengan distribusi 40.151 unit. Namun sejumlah merek pendatang baru pun sudah mulai meramaikan peta persaingan di ceruk mobil listrik.
Salah satunya mobil listrik Polytron. Sebagai pendatang baru di industri otomotif nasional, Polytron menunjukkan performa yang kompetitif di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Melalui produk mobil listrik perdananya, Polytron berhasil mencatatkan penjualan yang mampu bersaing bahkan melampaui sejumlah merek otomotif global dari Jepang maupun Tiongkok.
Data penjualan wholesales dari Gaikindo, sepanjang tahun 2025 Polytron telah mendistribusikan sebanyak 455 unit mobil listrik ke jaringan dealer.
Sementara dari sisi penjualan retail (dealer ke konsumen), tercatat 353 unit kendaraan berhasil terjual.
Capaian ini menempatkan Polytron di atas sejumlah merek otomotif internasional dalam hal distribusi wholesales, menunjukkan bahwa produk mobil listrik Polytron mulai mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari pasar domestik.
Memasuki tahun 2026, Polytron mencatat distribusi wholesales sebanyak 82 unit, dengan penjualan retail sebesar 12 unit.
Pada Januari 2026, Polytron tercatat memproduksi 154 unit kendaraan, sementara sepanjang tahun 2025 total produksi mencapai 531 unit.
Mengacu data wholesales Gaikindo tersebut, Polytron menempati peringkat ke-25 mobil terlaris di Indonesia, mengungguli sejumlah merek global seperti DFSK, Citroen, BAIC, Lexus, Ford, Mini, Changan, Nissan, Subaru, Volkswagen, hingga Audi.
Sementara berdasarkan penjualan retail, Polytron berada di posisi ke-39, tepat di atas Volvo, Changan, dan Audi.
Saat ini Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yaitu G3 dan G3+. Kedua varian tersebut dirakit di fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.
Mobil listrik Polytron dirancang dengan dimensi yang lapang dan performa yang kompetitif di kelasnya. Dimensi kendaraan meliputi, panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm, dan wheelbase 2.800 mm.
Dengan ukuran tersebut, kendaraan menawarkan kapasitas bagasi hingga 1.141 liter, dilengkapi dengan Electronic Tail Gate with Kick Sensor untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.
Dari sisi performa, kedua varian memiliki spesifikasi utama sebagai berikut. Jarak tempuh hingga 402 km (CLTC), kecepatan maksimum 150 km/jam, akselerasi 0–100 km/jam sekitar 9,6 detik, baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) 51.916 kWh, tenaga 150 kW, dan torsi 320 Nm. (*)
Editor : Rizki Maulana