get app
inews
Aa Text
Read Next : WExcited Fest 2024 Sukses Digelar, Berikan Semangat Pada Perempuan Kota Bandung

Inovasi Wakaf Produktif: Cara Cerdas Pengusaha Muda Tingkatkan Usaha

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:46 WIB
header img
HIPMI Bandung menjalin kerja sama strategis untuk mengoptimalkan wakaf produktif. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Bandung resmi menjalin kerja sama strategis dengan Wakaf Salman ITB untuk mengoptimalkan pemanfaatan wakaf produktif sebagai instrumen ekonomi.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandung, Ibrahim Imaduddin Islam, bersama Ryan Faisal, Waqf Development Manager Wakaf Salman ITB, saat acara buka puasa bersama di El Royale Hotel, Kota Bandung, Minggu (8/3/2026).

Menurut Ibrahim, kerja sama ini membuka peluang baru bagi para pengusaha muda untuk mengakses modal usaha melalui skema wakaf modern. “Sebagai pengusaha, modal selalu menjadi kebutuhan utama. Dengan kolaborasi ini, anggota HIPMI bisa menyalurkan wakaf sekaligus mendapatkan dukungan finansial melalui instrumen yang aman dan sesuai syariah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibrahim menekankan potensi wakaf melalui deviden perusahaan. “Di bulan Ramadan, tema utama adalah berbagi. Anggota HIPMI bisa berwakaf tidak hanya dengan uang tunai, tapi juga melalui sebagian keuntungan usaha atau saham perusahaan yang menghasilkan dividen,” tambahnya.

Wakaf Produktif: Lebih dari Sekadar Aset Statis

Ryan Faisal menegaskan, tujuan kerja sama ini adalah mendorong wakaf produktif agar menjadi motor pembangunan ekonomi umat. “Wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan, tapi bisa dikembangkan menjadi instrumen ekonomi yang menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Ryan.

Menurut Ryan, pengusaha muda HIPMI memiliki peluang besar untuk memanfaatkan wakaf produktif melalui beberapa skema, antara lain:

  • Wakaf dari sebagian keuntungan usaha

  • Wakaf dari dividen perusahaan

  • Wakaf saham yang dikelola profesional oleh Wakaf Salman ITB

“Dana wakaf tidak disalurkan langsung sebagai modal, tetapi melalui skema terstruktur sesuai regulasi. Misalnya, bekerja sama dengan lembaga keuangan syariah seperti BPRS Al Salaam, menggunakan model pembiayaan mudharabah, musyarakah, atau qardhul hasan bagi usaha yang memenuhi kriteria,” tambah Ryan.

Kredibilitas dan Proses Kurasi Usaha

Ketua Badan Semi Otonom HIPMI Syariah Kota Bandung, Mohamad Hamzah Nurfalah, menyebut Wakaf Salman ITB memiliki reputasi positif dalam pengelolaan wakaf selama lebih dari 10 tahun. “Banyak perusahaan nasional mempercayakan pengelolaan dana wakafnya kepada Wakaf Salman,” ujarnya.

Dalam tahap evaluasi, HIPMI Bandung dan Wakaf Salman menekankan aspek kelayakan bisnis dan karakter pengusaha. “Setiap proposal bisnis akan dinilai tidak hanya dari segi feasibility dan aset penjaminan, tetapi juga integritas dan karakter pengusaha,” jelas Hamzah.

Dengan kerja sama ini, HIPMI Kota Bandung berharap para pengusaha muda bisa memperoleh dukungan modal syariah, sekaligus menyalurkan wakaf produktif yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut